QS WUR by Subject 2022, 2 Bidang Ilmu Unpad Masuk 500 Terbaik Dunia
Kamis, 07 April 2022 - 08:21 WIB
loading...
A
A
A
Rektor mengatakan, hasil pemeringkatan ini merefleksikan kualitas riset dan publikasi yang dilakukan Unpad semakin meningkat. Kualitas yang meningkat otomatis membuat indeks sitasi juga naik. Tidak hanya kualitas riset yang makin baik, rekognisi atas kinerja tridarma Unpad juga semakin meningkat. Para dosen tidak hanya didorong menghasilkan publikasi internasional melalui risetnya, tetapi juga didorong untuk memperluas jejaring kerja sama dengan peneliti lain, baik dalam maupun luar negeri.
Banyak jejaring kerja sama yang dilakukan membuat rekognisi Unpad di mata sejawat (peers) semakin menguat. Hal senada juga dilakukan di aspek lulusan. Penyiapan lulusan yang berkualitas akan mudah diserap dan diakui reputasinya oleh dunia kerja. Rektor menjelaskan, pengakuan atas kualitas Unpad berperan penting dalam penilaian pemeringkatan QS.
Metode penilaian QS sendiri meliputi gabungan antara penilaian berbasis data dengan penilaian berbasis rekognisi dari pengguna dan mitra kerja. Karena itu, dosen didorong untuk melakukan penelitian yang tidak sekadar dilakukan secara internal. Jejaring kerja sama dengan peneliti dalam dan luar negeri perlu dilakukan. Selain mendapat rekognisi, hal ini juga mendorong adanya riset yang berkelanjutan.
“Kalau kita penelitiannya saja, H-index-nya tinggi tetapi tidak bergaul dan berjejaring nanti penilaiannya tidak akan baik. Dosen tidak cukup bekerja di dalam, harus bergaul sehingga bisa diakui orang lain,” kata Rektor.
Baca juga: Sulit dan Berliku, Inilah Tips Meraih Gelar Profesor dari Pakarnya
Banyak jejaring kerja sama yang dilakukan membuat rekognisi Unpad di mata sejawat (peers) semakin menguat. Hal senada juga dilakukan di aspek lulusan. Penyiapan lulusan yang berkualitas akan mudah diserap dan diakui reputasinya oleh dunia kerja. Rektor menjelaskan, pengakuan atas kualitas Unpad berperan penting dalam penilaian pemeringkatan QS.
Metode penilaian QS sendiri meliputi gabungan antara penilaian berbasis data dengan penilaian berbasis rekognisi dari pengguna dan mitra kerja. Karena itu, dosen didorong untuk melakukan penelitian yang tidak sekadar dilakukan secara internal. Jejaring kerja sama dengan peneliti dalam dan luar negeri perlu dilakukan. Selain mendapat rekognisi, hal ini juga mendorong adanya riset yang berkelanjutan.
“Kalau kita penelitiannya saja, H-index-nya tinggi tetapi tidak bergaul dan berjejaring nanti penilaiannya tidak akan baik. Dosen tidak cukup bekerja di dalam, harus bergaul sehingga bisa diakui orang lain,” kata Rektor.
Baca juga: Sulit dan Berliku, Inilah Tips Meraih Gelar Profesor dari Pakarnya
Lihat Juga :