Kembangkan Riset Bencana, Universitas Telkom Kolaborasi dengan BNPB

Sabtu, 09 April 2022 - 12:53 WIB
loading...
Kembangkan Riset Bencana,...
Telkom University (Tel-U). Foto/Dok/Humas Tel-U
A A A
JAKARTA - Forum Alumni Universitas Telkom ( FAST ) tengah menggodok kerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di sektor riset terkait kebencanaan. Saat ini kedua pihak pun sudah melakukan pertemuan.

Presiden FAST, Sri Safitri mencatat sebagai kapasitasnya sebagai wadah alumni Universitas Telkom , FAST ingin berkontribusi kepada negara dari sisi penanggulangan bencana melalui riset kebencanaan.

Baca juga: Pelajar, Ini Cara Ampuh Menguasai Materi UTBK SBMPTN 2022

“FAST ingin menjembatani kampus (Universitas Telkom) dengan BNPB untuk peluang riset di bidang kebencanaan," ungkap Sri Safitri dalam keterangan persnya, Sabtu (9/4/2022).

Fitri berharap ada kerja sama penelitian di bidang penanggulangan bencana antara Universitas Telkom dengan BNPB. Upaya ini lantaran Universitas Telkom memiliki fasilitas dan dukungan teknologi digital yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan tersebut.

Senada, Direktur Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Telkom, Angga Rusdinar menyatakan pihaknya telah melakukan banyak penelitian dan inovasi yang berkaitan dengan penanggulangan bencana.

Baca juga: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Besok, Klik dikdin.bkn.go.id

“Sejak pandemi Covid-19, kami membuat alat desinfektan ruangan berbasis UAV (Unmanned Aerial Vehicle) atau robot, dan telah dihibahkan ke wisma atlet juga Pemerintah," ungkap Angga.

Penelitian dan inovasi lainnya yang telah dilakukan Universitas Telkom antara lain membuat sistem pendeteksi dan recovery bencana, prediksi dan simulasi tsunami, dan artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi tinggi permukaan laut.

Merespon hal ini, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyambut baik peluang yang ditawarkan FAST dan Universitas Telkom ini. Menurutnya, penanggulangan bencana di Indonesia bukan hanya Covid-19, tapi juga yang paling menyita perhatian dunia yaitu kebakaran hutan.

“Meski kita mengetahui Covid-19 ini angka kasusnya sudah melandai, namun masih ada potensi bencana lainnya yaitu kebakaran hutan," kata Suharyanto.

Suharyanto merasa perlu untuk menerapkan teknologi dalam rangka mengoptimalkan tindakan-tindakan pencegahan maupun penanggulangan bencana.

“Maka dari itu, jika kita menggunakan teknologi untuk mendeteksi titik api, saya pikir kita bisa melakukan tindakan pencegahan lebih efektif dan efisien sebelum api tersebut menjadi besar dan membakar hutan," katanya.

Suharyanto juga mengatakan masih ada potensi bencana lainnya seperti tsunami, gunung berapi, dan gempa bumi. Untuk tsunami pihaknya juga bekerja sama dengan BMKG secara intensif. Namun dia merasa perlu untuk dapat mendeteksi gunung berapi, serta melakukan mapping daerah yang terdampak gempa bumi.

Suharyanto pun berharap agar kerja sama antara Universitas Telkom dan BNPB yang difasilitasi oleh FAST ini dapat menjawab masalah pendataan bencana.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan SDM Unggul,...
Siapkan SDM Unggul, BCA Berbagi Ilmu Gelar Kuliah Umum di Telkom University
Belum Lulus Sudah Siap...
Belum Lulus Sudah Siap Kerja, 2 Alumni IPB University Ini Bagikan Strateginya
Mengenal Grisna Anggadwita,...
Mengenal Grisna Anggadwita, Dosen Telkom University Pejuang Inklusi Disabilitas
Deretan Alumni SMA Taruna...
Deretan Alumni SMA Taruna Nusantara di Kabinet Presiden Prabowo, AHY hingga Seskab Teddy
16.467 Guru dan Tendik...
16.467 Guru dan Tendik Terdampak Bencana dapat Tunjangan Khusus, Ini Rinciannya
17 Kampus Swasta Terbaik...
17 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi UniRank 2025, Referensi Daftar Kuliah 2026
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Modus Penipuan Berkedok Investasi Pasar Modal
Fuad Hasan Absen karena...
Fuad Hasan Absen karena Kondisi Kesehatan, KPK Minta Bukti
Demo Mahasiswa Belum...
Demo Mahasiswa Belum Kelar, Arus Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman Tersendat
Berita Terkini
Super Antusias, Audisi...
Super Antusias, Audisi Liga Bintang Juara Tangerang Diikuti Lebih 500 Siswa! Giliran Audisi Depok 23 & 24 Juni Ini
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved