Mengenal Rachmah Ida, Profesor Pertama Studi Media di Indonesia yang Masuk Top 100 Scientist
Sabtu, 16 April 2022 - 15:05 WIB
loading...
A
A
A
Selama ini, kata Prof Ida, tradisi penelitian hanya melihat bagaimana TV bisa mempengaruhi perilaku penontonnya. Penelitiannya mencoba melihat hubungan yang sangat erat antara kepemilikan TV dan media massa dan perilaku kapitalisme media massa di Indonesia
“Pada akhirnya hal itulah yang merugikan penonton sehingga penonton hanya bisa pasif, tidak memiliki kesempatan untuk berbicara dan seolah menjadi target pasar dari komoditas media massa,” jelasnya.
Baca juga: Mahasiswa, Ini Perbedaan UI dan UX Designer
485 Kali Sitasi
Pada 2014, Prof Ida kembali menulis buku Metode Penelitian : Studi Media dan Kajian Budaya untuk didedikasikan kepada mahasiswa. Prof Ida ingin mengajari mahasiswa cara meneliti yang benar dari kacamata pendekatan perspektif media dan kajian budaya.
Buku tersebut kemudian mempunyai sitasi yang sangat besar. Dilansir dari Google Cendekia, buku Metode Penelitian : Studi Media dan Kajian Budaya telah dikutip sebanyak 485 kali.
“Bagi saya kebahagiaan tersendiri karena ilmu itu akhirnya bisa sampai ke mahasiswa saya terutama dan masyarakat umum secara luas, scholars, dan akademisi di Indonesia,” tuturnya.
“Pada akhirnya hal itulah yang merugikan penonton sehingga penonton hanya bisa pasif, tidak memiliki kesempatan untuk berbicara dan seolah menjadi target pasar dari komoditas media massa,” jelasnya.
Baca juga: Mahasiswa, Ini Perbedaan UI dan UX Designer
485 Kali Sitasi
Pada 2014, Prof Ida kembali menulis buku Metode Penelitian : Studi Media dan Kajian Budaya untuk didedikasikan kepada mahasiswa. Prof Ida ingin mengajari mahasiswa cara meneliti yang benar dari kacamata pendekatan perspektif media dan kajian budaya.
Buku tersebut kemudian mempunyai sitasi yang sangat besar. Dilansir dari Google Cendekia, buku Metode Penelitian : Studi Media dan Kajian Budaya telah dikutip sebanyak 485 kali.
“Bagi saya kebahagiaan tersendiri karena ilmu itu akhirnya bisa sampai ke mahasiswa saya terutama dan masyarakat umum secara luas, scholars, dan akademisi di Indonesia,” tuturnya.
Lihat Juga :