Pentingnya Keberadaan Media Alternatif di Tengah Masyarakat Era Digital

Senin, 18 April 2022 - 21:34 WIB
loading...
Pentingnya Keberadaan...
Keberadaan media memang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan masyarakat yang selalu membutuhkan informasi baru. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Keberadaan media memang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan masyarakat yang selalu membutuhkan informasi baru. Apalagi ketika perkembangan internet sudah sedemikian pesat, akses informasi pun sudah ada di genggaman. Semua informasi tentang peristiwa terbaru atau yang sedang viral sudah bisa diakses dengan smartphone.

Pada titik tertentu, arus informasi menjadi sedemikian cepat, sehingga masyarakat harus pandai-pandai memilah informasi yang benar. Rentetan kabar dari media arus utama (mainstream) juga bisa menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, mengikuti berita terbaru memang hal yang baik, tapi tidak demikian jika terlalu banyak informasi.

Baca juga: Ingin Menjadi Programmer Otodidak yang Handal? Begini Caranya

Ruang komunikasi yang diciptakan media massa kini semakin luas. Tapi, di sisi lain kebutuhan masyarakat tentang informasi juga semakin dinamis. Sumber informasi bukan hanya dari media mainstream atau bahkan media resmi dari institusi pemerintah. Tapi, juga banyak media alternatif yang formatnya bervariasi.

Apa Itu Media Alternatif?

Menurut Oxford Reference, pengertian media alternatif adalah sebagai berikut;
1. Surat kabar, majalah, stasiun radio, atau media online yang tidak dimiliki secara korporat dan yang mengedarkan pesan-pesan politik dirasa kurang terwakili dalam 'media arus utama'.

2. Bentuk media non-mainstream seperti grafiti, teater jalanan, fanzine, pamflet, dan buletin komunitas, terutama bila digunakan oleh kelompok minoritas untuk mengkampanyekan isu-isu tertentu.

Baca juga: Pendaftar SBMPTN UNNES 2022 Capai 41.641 Peserta, Prodi Manajemen jadi Favorit

Menurut Kevin Howley, media alternatif juga terkait dengan beberapa istilah seperti media warga (citizens’ media), media komunitas (community media), media partisipatoris (participatory media), dan media akar rumput (grassroot media).

Keberadaan media alternatif pada era digital menjadi penting, mengingat ada sebagian isu publik tertentu yang tidak bisa disampaikan lewat media mainstream.

Seberapa Penting Keberadaan Media Alternatif bagi Masyarakat?
Segala sesuatu muncul dan berkembang di tengah masyarakat memang menyesuaikan dengan dinamika yang terjadi. Terkait aliran informasi di media, masyarakat juga perlu berperan aktif. Selengkapnya, berikut ini adalah pentingnya keberadaan media alternatif.

1. Agar Masyarakat Lebih Terlibat

Saat ini, masyarakat lebih banyak menanggapi berita interaktif yang dibuat secara real time. Media alternatif menawarkan konten yang lebih interaktif, sehingga masyarakat dapat lebih aktif terlibat. Media alternatif bukan hanya tentang 'apa, kapan, dan di mana', tapi lebih berfokus pada 'mengapa, siapa, dan bagaimana.'

Kemampuan jurnalis untuk mengajukan pertanyaan yang tepat mengubah fokus banyak pembaca dan memberikan keterlibatan topik yang lebih mendalam. Ini adalah keterlibatan yang lebih banyak menggunakan empati dan pendekatan yang diinginkan pembaca.

2. Meningkatkan Literasi Digital di Tengah Gempuran Konten Media Sosial

Media alternatif pada dasarnya menawarkan sudut pandang baru atau unik, tapi tetap ada proses kurasi. Lain halnya dengan media sosial yang memungkinkan semua orang sebagai pengguna bebas berekspresi. Tidak sedikit argumen berkembang, walau itu tanpa dasar atau bahkan menyesatkan.

Barangkali Anda sudah mengetahui bahwa media sosial mendapat peluang lebih besar untuk membangun opini masyarakat daripada media mainstream atau media online yang berbadan hukum. Jika Anda memperhatika banyak hal yang viral, berbagai isu menjadi bahan diskusi di media sosial kemudian hal itu menjadi alternatif pemberitaan media mainstream. Kehadiran media alternatif bisa menjadi jalan tengah yang pada akhirnya meningkatkan literasi digital masyarakat.

3. Membangun Solidaritas

Peran media alternatif yang satu ini sudah banyak dirasakan, khususnya pada masa pandemi. Berbagai media alternatif tidak hanya memberitakan hal terkait update Covid-19 yang tentu relevan dengan kondisi lingkungan audiens. Tapi juga ada koordinasi penggalangan dana, advokasi, dan banyak macam aksi solidaritas yang perlu dilakukan.

Tujuannya adalah audiens dalam komunitasnya sanggup menghadapi masa sulit. Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian muncul narasi bahwa peran media alternatif dengan sudut pandang yang membawa optimisme itu sama berartinya dengan para tenaga kesehatan yang menangani pasien.

4. Untuk Menceritakan Realitas Tertentu

Konten media alternatif ada kalanya menyentuh hal-hal yang bersifat menceritakan sisi lain dari sesuatu yang populer. Akan tetapi, hal itu masih jarang diketahui masyarakat. Contohnya adalah ketika Anda menyaksikan video liputan tentang realitas kehidupan pekerja dengan profesi yang tidak umum bagi masyarakat. Berita tersebut bisa saja berada di media arus utama, tapi tentunya memiliki porsi yang berbeda.

Tanpa media alternatif, akan sangat sulit untuk memahami seperti apa situasi sebenarnya. Media alternatif perlu hadir dengan sudut pandang berbeda yang mungkin terlewatkan oleh media mainstream. Atau bahkan menyuarakan sudut pandang dari pihak-pihak yang tidak memiliki kesempatan bersuara.

Dari ulasan singkat di atas, bisa kita pahami bahwa media alternatif memiliki peran sangat krusial untuk menyebarluaskan berbagai informasi. Bukan hanya agar masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap, tapi juga untuk membantu masyarakat membuat keputusan-keputusan penting terkait kehidupannya. Keberadaan media alternatif akan tetap ada dan berkembang, selama peradaban masyarakat juga masih ada.

Penulis:
Prodi Komunikasi Universitas Bakrie
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Kreasa Fest 2026 Jadi...
Kreasa Fest 2026 Jadi Ajang Mahasiswa Untar Perkenalkan Budaya Indonesia di Era Digital
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
UBK Nonaktifkan Ketua...
UBK Nonaktifkan Ketua BEM Hukum Usai Terima Rp20 Juta
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Rekomendasi
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Di Tengah Popularitasnya,...
Di Tengah Popularitasnya, Arcelly Idol Ternyata Masih Bergantung pada Benda Ini
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Berita Terkini
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Lolos ke Jakarta, Peserta...
Lolos ke Jakarta, Peserta Liga Bintang Juara GTV Ungkap Pengalaman Seru dan Menegangkan
Hari Kedua Audisi Liga...
Hari Kedua Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok, 32 Tim SD Berebut Tiket ke Jakarta
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved