Edukasi Internet Hindarkan Anak dari Kejahatan Daring
Jum'at, 19 Juni 2020 - 12:48 WIB
loading...
Foto/ilustrasi.SINDOnews
A
A
A
Internet menjadi pintu untuk mencari beragam informasi secara luas, termasuk layanan edukasi bagi anak. Namun di sisi lain, ada dampak negatif bila pemanfaatannya tidak dibarengi dengan pengawasan ketat.
End Child Prostitution, Child Pornography & Trafficking Of Children For Sexual Purposes (ECPAT) Indonesia mengungkapkan, banyak informasi mengenai internet yang terus update atau berkembang sehingga perlunya dilakukan edukasi berulang kali.
“Pada awal mula dibuat, internet memang tidak dirancang untuk pengguna anak. Maka perkembangan informasi dan pengetahuan tentang dampak internet harus diedukasikan oleh orang tua maupun sesama anak agar anak bisa menjaga diri dan terhindar dari risiko-risiko negatif dari internet serta bisa mengoptimalkan penggunaan internet dengan baik. Hal ini tidak bisa kita lakukan hanya sekali dua kali,” ujar Program Manager ECPAT Indonesia Andy Ardian dalam diskusi daring, Kamis (18/6/2020).
(Baca: Kritisi Kerja Sama Kemendikbud - Netflix, DPR: Libatkan Anak Bangsa)
Selain manfaat internet seperti untuk belajar dan sosialisasi, informasi terkait jejak digital juga perlu dikenali anak. Segala aktivitas di internet akan meninggalkan jejak digital yang dapat dilihat orang lain atau terdata di dalam database.
End Child Prostitution, Child Pornography & Trafficking Of Children For Sexual Purposes (ECPAT) Indonesia mengungkapkan, banyak informasi mengenai internet yang terus update atau berkembang sehingga perlunya dilakukan edukasi berulang kali.
“Pada awal mula dibuat, internet memang tidak dirancang untuk pengguna anak. Maka perkembangan informasi dan pengetahuan tentang dampak internet harus diedukasikan oleh orang tua maupun sesama anak agar anak bisa menjaga diri dan terhindar dari risiko-risiko negatif dari internet serta bisa mengoptimalkan penggunaan internet dengan baik. Hal ini tidak bisa kita lakukan hanya sekali dua kali,” ujar Program Manager ECPAT Indonesia Andy Ardian dalam diskusi daring, Kamis (18/6/2020).
(Baca: Kritisi Kerja Sama Kemendikbud - Netflix, DPR: Libatkan Anak Bangsa)
Selain manfaat internet seperti untuk belajar dan sosialisasi, informasi terkait jejak digital juga perlu dikenali anak. Segala aktivitas di internet akan meninggalkan jejak digital yang dapat dilihat orang lain atau terdata di dalam database.
Lihat Juga :