Kisah Chanthoeurn, Bhante Asal Kamboja yang Kuliah di Unesa
Jum'at, 06 Mei 2022 - 08:37 WIB
loading...
A
A
A
Pria yang hobi meneliti itu mengaku senang bisa belajar bahasa Indonesia di Unesa. Ada sekian banyak keuntungan menjadi mahasiswa di Indonesia. “Salah satunya bisa belajar dan berbaur dengan mahasiswa lain, beda negara hingga latar belakang. Dari segi budaya dan akademik, saya sangat senang menghabiskan seluruh semester saya di Unesa. Metode belajarnya juga menarik bagi kami yang dari luar,” ucapnya.
Baca juga: Mengenal RPL, Cara Lain untuk Menempuh Kuliah di UNY
Apakah sulit belajar bahasa Indonesia? Baginya, awal-awal memang tampak sulit. Namun, setelah menerima materi dengan berbagai pendekatan, berdiskusi dengan dosen, bergaul dengan teman-teman serta kerap mempraktekkannya dalam kegiatan sehari-hari, sehingga perlahan dia bisa berbahasa Indonesia.
Sebelumnya, dia tidak membayangkan bisa kuliah dengan nyaman di Unesa. Terlebih, lewat program BIPA inilah kali pertama dia menginjakkan kakinya di Indonesia. Baginya, orang Indonesia ramah-ramah, mudah menerima pendatang dari luar, dan mudah bergaul, serta pekerja keras.
Ada satu lagi yang penting baginya, “Budayanya indah (beragam, red). Mereka juga pintar-pintar, suka membantu satu sama lain dan Anda dapat mempercayai mereka untuk mempekerjakan dan mereka akan memenuhi tujuan Anda. Jika Anda bertanya bagaimana rasanya tinggal di Indonesia, itu seperti bertanya bagaimana rasanya tinggal di Amerika Serikat,” pungkasnya.
Baca juga: Mengenal RPL, Cara Lain untuk Menempuh Kuliah di UNY
Apakah sulit belajar bahasa Indonesia? Baginya, awal-awal memang tampak sulit. Namun, setelah menerima materi dengan berbagai pendekatan, berdiskusi dengan dosen, bergaul dengan teman-teman serta kerap mempraktekkannya dalam kegiatan sehari-hari, sehingga perlahan dia bisa berbahasa Indonesia.
Sebelumnya, dia tidak membayangkan bisa kuliah dengan nyaman di Unesa. Terlebih, lewat program BIPA inilah kali pertama dia menginjakkan kakinya di Indonesia. Baginya, orang Indonesia ramah-ramah, mudah menerima pendatang dari luar, dan mudah bergaul, serta pekerja keras.
Ada satu lagi yang penting baginya, “Budayanya indah (beragam, red). Mereka juga pintar-pintar, suka membantu satu sama lain dan Anda dapat mempercayai mereka untuk mempekerjakan dan mereka akan memenuhi tujuan Anda. Jika Anda bertanya bagaimana rasanya tinggal di Indonesia, itu seperti bertanya bagaimana rasanya tinggal di Amerika Serikat,” pungkasnya.
(nz)
Lihat Juga :