Gubernur DKI Anies Baswedan Dialog dengan Mahasiswa Doktoral di Inggris, Ini Hasilnya

Kamis, 12 Mei 2022 - 19:35 WIB
loading...
Gubernur DKI Anies Baswedan...
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat berdialog dengan para mahasiswa doktoral asal Indonesia yang mengenyam pendidikan di London, Inggris. Foto/Dok/Doctrine UK
A A A
LONDON - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat kunjungan kerja ke Inggris, menyempatkan dialog dengan para mahasiswa doktoral asal Indonesia yang mengenyam pendidikan di London, Inggris.

Mereka membahas beragam tantangan yang dihadapi pemerintah Provinsi DKI Jakarta paskapandemi, dan solusi nyata yang bisa diberikan. Hasil dialog di antaranya, DKI Jakarta membutuhkan inovasi teknologi terbaru untuk mengatasi beragam tantangan dalam menata kota paskapandemi Covid-19.

Baca juga: Kisah Letda Ckm Jason, Dokter Lulusan S2 Inggris Pilih Masuk TNI AD

“Saya senang berdiskusi dengan para mahasiswa doktoral, sebab riset yang kalian lakukan berdasarkan bukti empirik. Setiap mengambil kebijakan, saya selalu memutuskan berdasarkan data dan bukti di lapangan atau policy based evidence, termasuk dalam pemanfaatan teknologi di Jakarta” ujar Anies Baswedan di kampus Kings College London saat berdiskusi, Rabu (11/5) malam waktu London, atau Kamis (12/5/2022) pagi Waktu Indonesia Barat.

Anies, yang pernah mengenyam pendidikan doktoral di Northern Illinois University, Amerika Serikat meminta para mahasiswa doktoral membantu program pemerintah Jakarta. Hasil riset harus dapat diterapkan sebagai solusi mengatasi persoalan di lapangan. Ia juga meminta para mahasiswa membangun jejaring internasional.
Gubernur DKI Anies Baswedan Dialog dengan Mahasiswa Doktoral di Inggris, Ini Hasilnya

Dalam diskusi tersebut, Anies mendengarkan paparan hasil riset mahasiswa doktoral Indonesia. Acara tersebut juga dihadiri sejumlah mahasiswa internasional. Para mahasiswa berasal antara lain dari University of Cambridge, University of Oxford, dan Imperial College London.

Baca juga: 4 Beasiswa Ini Bisa Dimanfaatkan untuk Kuliah Gratis di Jerman

Mereka menyajikan hasil penelitian di kota Jakarta tentang sejumlah topik. Mulai dari penanganan Covid-19 berbasis data di Ibu kota, manajemen lalu lintas, perluasan layanan pendidikan anak usia dini, dan penggunaan teknologi informatika dalam layanan pemerintahan.

Sandhi Wiedyanoe, Mahasiswa doktoral di Edinburgh Napier University mengatakan pemerintah kota Jakarta membutuhkan teknologi transportasi terbaru untuk menata kota paskapandemi Covid-19. Ia mencontohkan, pemerintah perlu merancang kebijakan yang mendukung perkembangan kendaraan otomatis dan ramah lingkungan.

Sandhi sedang melakukan riset tentang proyeksi penggunaan kendaraan otomatis di Jakarta. Perwira di Korps Lalu Lintas Polri tersebut menilai kendaraan yang dikendalikan dengan teknologi komputer berpeluang menekan angka kecelakaan, yang sebagian disebabkan faktor kelalaian manusia.

“Angka kecelakaan di Indonesia merupakan salah satu yang tinggi di antara negara ASEAN. Berdasar data Korlantas Polri, setiap jam rerata tiga orang meninggal dunia akibat kecelakaan di jalan, sebagian terjadi di Jakarta,” ujarnya saat memaparkan hasil riset.

Zahratu Sabrina, dosen Spatial Data Science di Kings College London yang menjadi salah satu pembicara mengatakan, Jakarta membutuhkan inovasi di bidang geospasial.

Ia mengatakan, Jakarta dan kota besar lain di Indonesia membutuhkan pemetaan kondisi bangunan secara terintegrasi. Antara lain lokasi, ukuran, tipe, usia, dan peruntukan bangunan.

Selama ini Jakarta belum memiliki data tersebut secara menyeluruh. Padahal, data pemetaan bangunan dibutuhkan untuk melakukan analisa spasial atau pemodelan. “Data bangunan yang menyeluruh dan terintegrasi dapat kita gunakan untuk menata kota lebih baik, termasuk untuk keperluan mitigasi bencana banjir dan gempa bumi,” ujarnya.

Zahratu menuturkan, ia sedang melakukan proyek Colouring Indonesia yang berupaya mengumpulkan beragam data geospasial bangunan. Proyek percontohannya di Jakarta dan Bandung. Ini merupakan bagian dari proyek global Colouring Cities Research yang dilakukan Alan Turing Institute. Proyek ini sudah dijalankan di berbagai negara, antara lain Jerman, Beirut, Yunani dan Australia.

Gatot Subroto, Ketua Doctrine-UK, organisasi independen mahasiswa doktoral Indonesia di Inggris mengatakan hasil riset para mahasiswa doktoral berpotensi besar untuk memecahkan beragam persoalan bangsa. Sebab riset tersebut bermula dari identifikasi masalah, disertai dengan kajian teori dan riset mendalam di lapangan.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
SPMB Jakarta 2026 Resmi...
SPMB Jakarta 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Begini Cara Pemilihan Sekolah
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
Mutiara Baswedan Lulus...
Mutiara Baswedan Lulus dari Harvard, Anies Ungkap Perjuangan Sang Putri
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Hujan Diprediksi Guyur...
Hujan Diprediksi Guyur Sebagian Besar Jakarta Siang hingga Sore Hari Ini
Pramono Buka Peluang...
Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Tarif Gratis Transportasi Umum
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved