Mahasiswa UNS Lulus Tanpa Ujian Skripsi dan Raih Nilai A, Kok Bisa?
Selasa, 24 Mei 2022 - 19:58 WIB
loading...
A
A
A
Proses pengajuan rekognisi di FK UNS ini juga relatif cepat, hanya memerlukan waktu sekitar 3-4 minggu hingga SK terbit.
Kesan
Rizal masih tidak menyangka bahwa PKM-nya berhasil direkognisi menjadi bebas ujian skripsi.
“Dulu pas engga dapat medali di Pimnas agak down dan sedih karena merasa sudah maksimal dan menampilkan performa yang luar biasa. Apalagi ikut PKM sampai ke Pimnas juga butuh waktu berbulan-bulan dan harus meluangkan cukup banyak waktu karena pagi-siang kuliah, baru bisa buat PKM pas malam. Mungkin ada faktor lain sehingga engga dapat medali,” ungkapnya.
Awalnya, ia sama sekali tidak berharap dengan rekognisi tersebut. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kendala yang dihadapi saat pengajuan rekognisi. Namun, hal tersebut berubah ketika Rizal diberi tahu oleh Kepala Prodi Psikologi FK UNS bahwa Ia dapat mengajukan rekognisi bebas ujian skripsi dan mendapat nilai A.
“Jujur, aku nangis karena ibaratnya ini pengganti dari aku ga tidur dan kerja keras tim selama ikut PKM sampai ke Pimnas. Bisa dibilang ini kompensasi semua kelelahanku. Mulai dari situ, aku berusaha ngajakin teman-teman buat ikut PKM. Alhamdulillah di tahun 2021 bisa bawa 2 orang baru di tim buat dapatin rekognisi,” imbuhnya.
Harapan
“Terima kasih UNS karena ini salah satu hal yang membuat aku semangat ikut PKM. Apalagi waktu buat PKM kan lama, kalau orang kerja mereka cape tapi dapat pendapatan, nah kalau PKM ini ibaratnya pendapatannya ya rekognisi ini. Semoga semakin banyak teman-teman yang semangat buat ikut PKM dan termotivasi dari rekognisi ini,” harap Rizal.
Pesan
“Kuliah emang cape dan berat. Oleh karena itu, kita harus pelajari sistemnya dan cari peluang untuk meringankan beban kuliah kita, salah satunya melalui rekognisi ini. Semoga semakin banyak mahasiswa UNS yang termotivasi untuk ikut PKM,” pesannya.
Kesan
Rizal masih tidak menyangka bahwa PKM-nya berhasil direkognisi menjadi bebas ujian skripsi.
“Dulu pas engga dapat medali di Pimnas agak down dan sedih karena merasa sudah maksimal dan menampilkan performa yang luar biasa. Apalagi ikut PKM sampai ke Pimnas juga butuh waktu berbulan-bulan dan harus meluangkan cukup banyak waktu karena pagi-siang kuliah, baru bisa buat PKM pas malam. Mungkin ada faktor lain sehingga engga dapat medali,” ungkapnya.
Awalnya, ia sama sekali tidak berharap dengan rekognisi tersebut. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kendala yang dihadapi saat pengajuan rekognisi. Namun, hal tersebut berubah ketika Rizal diberi tahu oleh Kepala Prodi Psikologi FK UNS bahwa Ia dapat mengajukan rekognisi bebas ujian skripsi dan mendapat nilai A.
“Jujur, aku nangis karena ibaratnya ini pengganti dari aku ga tidur dan kerja keras tim selama ikut PKM sampai ke Pimnas. Bisa dibilang ini kompensasi semua kelelahanku. Mulai dari situ, aku berusaha ngajakin teman-teman buat ikut PKM. Alhamdulillah di tahun 2021 bisa bawa 2 orang baru di tim buat dapatin rekognisi,” imbuhnya.
Harapan
“Terima kasih UNS karena ini salah satu hal yang membuat aku semangat ikut PKM. Apalagi waktu buat PKM kan lama, kalau orang kerja mereka cape tapi dapat pendapatan, nah kalau PKM ini ibaratnya pendapatannya ya rekognisi ini. Semoga semakin banyak teman-teman yang semangat buat ikut PKM dan termotivasi dari rekognisi ini,” harap Rizal.
Pesan
“Kuliah emang cape dan berat. Oleh karena itu, kita harus pelajari sistemnya dan cari peluang untuk meringankan beban kuliah kita, salah satunya melalui rekognisi ini. Semoga semakin banyak mahasiswa UNS yang termotivasi untuk ikut PKM,” pesannya.
(nnz)
Lihat Juga :