Profil Prof. Susanto Imam Rahayu, Dosen ITB yang Pernah Jadi Pembuat Soal SBMPTN

Kamis, 26 Mei 2022 - 15:24 WIB
loading...
Profil Prof. Susanto Imam Rahayu, Dosen ITB yang Pernah Jadi Pembuat Soal SBMPTN
Prof. Susanto Imam Rahayu, Guru Besar Kimia Fisik, Departemen Kimia, Fakultas MIPA, ITB. Foto/Dok/ITB
A A A
JAKARTA - UTBK-SBMPTN merupakan akronim dari Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Sebagian orang mungkin pernah bertanya tentang siapakah yang menulis soal-soal SBMPTN ini.

Dalam hal ini, ada satu sosok yang pernah menjadi bagian dari pembuat soal SBMPTN ini. Dia adalah Prof. Susanto Imam Rahayu, Ph.D.

Baca juga: Ini Skor Nilai UTBK ITB yang Harus Dicapai untuk Lolos SBMPTN 2022

Dikutip dari situs resmi ITB , Prof. Susanto Imam Rahayu adalah Guru Besar Kimia Fisik, Departemen Kimia, Fakultas MIPA, Institut Teknologi Bandung. Dia mendapat gelar Drs dari ITB pada 1962 serta gelar PhD dalam bidang kimia teori pada 1967 dari Universitas Wisconsin, Madison, Amerika

Selama di ITB, dia cukup banyak melakukan tugas-tugas akademis yang berhubungan dengan penelitian. Selain itu, Prof. Susanto Imam juga pernah menjadi Kepala Departemen Kimia, hingga Pembantu Dekan Fakultas Kimia-Biologi ITB.

Selain aktif dalam kegiatan di ITB, Prof. Susanto juga pernah menjadi ketua tim pembuat soal untuk UMB-PTN atau Ujian Masuk Bersama Perguruan Tinggi Negeri. UMB-PTN ini adalah nama sebelumnya dari SBMPTN. Dia aktif dalam proses pembuatan soal-soal ujian ini sejak 1978.

Baca juga: Daftar Beasiswa ke Swedia yang Bisa Jadi Pilihan Studi S2

Pada awalnya, dia hanya bertugas di tingkat daerah, namun setelahnya Prof. Susanto ini mulai dilirik untuk bergabung ke panitia pusat penyelenggara ujian masuk perguruan tinggi nasional.

Menurut salah satu sumber, Prof. Susanto Imam Rahayu pernah menjelaskan teknis dari pembuatan soal ujian ini. Nantinya para pembuat soal akan menyetorkan semua soal yang dibuat ke panitia pusat UMB-PTN. Soal ujian tersebut akan diteliti terlebih dahulu dan yang memenuhi syarat akan langsung disimpan ke bank soal.

Bagi dirinya, menulis soal-soal seperti ujian SBMPTN ini dinilai tak sekadar sebagai pekerjaan. Melainkan juga terdapat tantangan dalam membuatnya karena akan digunakan untuk menguji para calon mahasiswa.

Sayangnya, pada 28 Agustus 2021 lalu Prof. Susanto Imam Rahayu telah berpulang. Namun, tetap saja semua jasanya termasuk dalam usahanya membuat soal-soal SBMPTN akan tetap menjadi kenangan yang layak untuk dikenang.
(mpw)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1129 seconds (11.97#12.26)