Mengenal 4 Doktor Termuda di Indonesia dan Disertasinya

Selasa, 31 Mei 2022 - 13:35 WIB
loading...
Mengenal 4 Doktor Termuda...
Mengenal 4 doktor termuda di Indonesia dan disertasinya. Foto/Shutterstock.
A A A
JAKARTA - Doktor termuda di Indonesia terus dihasilkan oleh berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Meraih gelar doktor tentunya menjadi dambaan setiap orang dimana kecenderungan masyarakat menganggap gelar itu hanya bisa diraih ketika tidak muda lagi.

Menamatkan pendidikan hingga mengantongi gelar doktor tentu membutuhkan kerja keras dan ketekunan yang tinggi. Namun nyatanya, dunia pendidikan tinggi di Tanah Air pun banyak menghasilkan doktor termuda dari berbagai bidang keilmuan.

Dilansir dari laman resmi perguruan tinggi masing-masing, berikut ini profil empat doktor termuda di Indonesia dan judul disertasinya yang perlu kalian kenal.

Baca: Tak Hanya KIP Kuliah, Ini Cara IPB Bantu Mahasiswa Bisa Kuliah

1. Diva Kurnianingtyas

Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS ) terus menelorkan generasi muda yang berkompetensi. Kali ini, ada Diva Kurnianingtyas dari Departemen Teknik Sistem dan Industri yang menyandang predikat sebagai wisudawan doktor termuda di prosesi Wisuda ke-124 ITS, September 2021 lalu yang berhasil lulus di usia 24 tahun 9 bulan.

Dikutip dari laman ITS, Diva sebelumnya menempuh S1 Teknik Informatika di Universitas Brawijaya dengan lama studi 3,5 tahun. Setelah tiga bulan bekerja di bidang Data Engineering, ia mengambil beasiswa program Pendidikan Magister menuju Doktor untuk Sarjana Unggul (PMDSU) di ITS jurusan Teknik Sistem dan Industri. Kuliah S2 di ITS ditempuhnya selama setahun dan studi S3 selama tiga tahun.

Sebetulnya, Diva tidak berekspektasi kuliah lanjut sampai S3 di usia muda. Namun karena ingin membahagiakan dan membanggakan ibundanya menjadikan motivasi tinggi gadis kelahiran Malang, 13 Desember 1996 untuk lulus sampai S3.

Di akhir masa studinya, dalam disertasinya Diva mengangkat topik mengenai perancangan, pengembangan, dan perencanaan sistem asuransi kesehatan nasional. Tujuannya adalah untuk memperoleh strategi alternatif mekanisme rujukan kesehatan agar anggaran keuangan stabil, premi terjangkau, dan kualitas program meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Rekomendasi
3 Irjen Pol Dimutasi...
3 Irjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
UEFA Tolak Aturan Kartu...
UEFA Tolak Aturan Kartu Merah Pemain Tutup Mulut
Kuasa Hukum Dokter Tifa...
Kuasa Hukum Dokter Tifa Tuding Dakwaan JPU Diskriminatif dan Ada Rekayasa Prosedur
Berita Terkini
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Larangan dan Sanksi...
Larangan dan Sanksi MPLS 2026, Atribut Tidak Relevan hingga Pungutan Biaya Dilarang
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved