Mengenal Jurusan Bahasa Korea dan Peluang Kariernya
Rabu, 01 Juni 2022 - 21:58 WIB
loading...
A
A
A
Kureu Ssaem melanjutkan, kegiatan yang ia lakoni selama berkuliah pun beragam, yaitu aktif di himpunan (BEM) UGM pusat, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan volunteer.
“Aku ikutan UKM namanya Sandalsimpul atau Sasim, itu tuh kek wadah untuk mahasiswa bermain alat musik Korea dan Indonesia (gabungan) dan Buchaechum (tari kipas Korea)," imbuhnya.
Kureu Ssaem juga bercerita saat dia mengikuti program volunteer PAS (The Pasific Asean Society) dan 37th World Friends Youth Volunteer Program by KUCSS di Jeonju ketika liburan semester.
“Saat tugas jadi sukarelawan itu biasanya aku dapet banyak teman belajar dan melatih ilmu penerjemahan secara langsung,” ujarnya.
Tidak hanya memiliki pengalaman menyenangkan, ada juga duka yang dialami Kureu Ssaem, di antaranya adalah jenuh terhadap bahasa Koreanya, tugas-tugas kuliah, menghafal kosakata, memahami grammar yang mirip.
Kureu Ssaem menambahkan kalau hal tersebut sebetulnya keharusan ketika masuk jurusan bahasa, mau tidak mau harus menghadapi tugas, kosakata, dan grammar.
Menurut Kureu, mata kuliah seputar bahasa Korea yang dipelajari berupa kemampuan berbicara, menulis, tata bahasa, kosakata, dan lainnya. “Terus mata kuliah lainnya ada manajemen, komunikasi, kewirausahaan, agama Islam, Pancasila, dan lainnya,” katanya.
Kureu juga mendapat mata kuliah seputar korespondensi bahasa Korea, interpreting, komunikasi antar budaya, kapita selekta korea, bahasa Korea untuk administrasi bisnis dan juga mata kuliah pilihan seperti bahasa Inggris dan Mandarin. “Jadi, tidak semuanya tentang bahasa Korea,” ucap Kureu Ssaem.
“Aku ikutan UKM namanya Sandalsimpul atau Sasim, itu tuh kek wadah untuk mahasiswa bermain alat musik Korea dan Indonesia (gabungan) dan Buchaechum (tari kipas Korea)," imbuhnya.
Kureu Ssaem juga bercerita saat dia mengikuti program volunteer PAS (The Pasific Asean Society) dan 37th World Friends Youth Volunteer Program by KUCSS di Jeonju ketika liburan semester.
“Saat tugas jadi sukarelawan itu biasanya aku dapet banyak teman belajar dan melatih ilmu penerjemahan secara langsung,” ujarnya.
Tidak hanya memiliki pengalaman menyenangkan, ada juga duka yang dialami Kureu Ssaem, di antaranya adalah jenuh terhadap bahasa Koreanya, tugas-tugas kuliah, menghafal kosakata, memahami grammar yang mirip.
Kureu Ssaem menambahkan kalau hal tersebut sebetulnya keharusan ketika masuk jurusan bahasa, mau tidak mau harus menghadapi tugas, kosakata, dan grammar.
Menurut Kureu, mata kuliah seputar bahasa Korea yang dipelajari berupa kemampuan berbicara, menulis, tata bahasa, kosakata, dan lainnya. “Terus mata kuliah lainnya ada manajemen, komunikasi, kewirausahaan, agama Islam, Pancasila, dan lainnya,” katanya.
Kureu juga mendapat mata kuliah seputar korespondensi bahasa Korea, interpreting, komunikasi antar budaya, kapita selekta korea, bahasa Korea untuk administrasi bisnis dan juga mata kuliah pilihan seperti bahasa Inggris dan Mandarin. “Jadi, tidak semuanya tentang bahasa Korea,” ucap Kureu Ssaem.
Lihat Juga :