2 Cara Atasi Kegalauan Jika Gagal di SBMPTN

Sabtu, 04 Juni 2022 - 15:52 WIB
loading...
2 Cara Atasi Kegalauan...
2 cara atasi kegalauan jika gagal di SBMPTN 2022. Foto/Shutterstock.
A A A
JAKARTA - Pengumuman hasil Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN ) 2022 akan digelar pada 23 Juni 2022. Pastinya akan ada peserta yang dinyatakan lolos dan ada yang tidak. Berikut ini dua cara untuk mengatasi kegalauan jika belum berhasil lolos SBMPTN.

Persaingan masuk PTN melalui SBMPTN memang ketat. Tahun lalu saja, hanya 184.942 peserta yang lolos dari 777.858 pendaftar SBMPTN. Persentase kelulusan Saintek sebesar 25,58%, Soshum sebesar 22,15%, dan Campuran sebesar 25,54%.

Apa yang harus dilakukan oleh sebagian besar peserta SBMPTN jika tidak menerima fakta bahwa mereka tidak lulus SBMPTN? Terlepas dari harapan dan doa baik kita, menyiapkan mental untuk menerima hasil SBMPTN di hari pengumuman nanti menjadi PR tersendiri.

Lalu bagaimana mengatasi rasa kegalauan jika nanti dinyatakan gagal di SBMPTN? Dikutip dari laman Akupintar, berikut ini dua cara mengatasinya.

Baca: Ditjen Diktiristek Kembali Buka Program PKL untuk Mahasiswa, 6 Formasi Ditawarkan

1. Rehat Sejenak dengan Cara yang Tepat

Sebagian kita ada yang sudah gagal di SNMPTN. Bukan pengalaman yang menyenangkan, tetapi kalian sudah pernah melewati dan tahu jika tidak lulus SNMPTN apa yang harus dilakukan.

Lagi-lagi, tak ada siapapun yang berharap tidak lulus SBMPTN. Namun seandainya itu terjadi juga, pengalaman melewati SNMPTN dapat menguatkanmu untuk melewati SBMPTN – meskipun tetap saja itu tidak mudah.

Skenario sebaliknya, gagal lulus SBMPTN, setelah sebelumnya juga gagal di SNMPTN, justru membuatmu lebih terpuruk. Mulai dari menyalahkan diri sendiri, overthinking, sampai menjadi insecure dan kehilangan rasa percaya diri.

Merasakan segala perasaan tidak nyaman itu adalah reaksi yang sangat wajar dan manusiawi. Tak ada yang salah bila kita merasa buruk akibat sebuah kegalalan, apalagi gagal lulus SBMPTN. Akan tetapi, jangan sampai keterusan, ya.

Mengurai ganjalan di hati dengan orang terdekat dapat membantumu kembali berpikir jernih agar dapat bangkit lagi dan menyusun alternatif solusi jika tidak lolos SBMPTN. Solusi lainnya, kamu bisa berbicara dengan konselor atau psikolog yang tepat untuk membantumu menentukan langkah terbaik berikutnya yang harus kamu ambil.

Baca juga: Pertama Partisipasi, Unesa Masuk 20 Besar Universitas Terbaik Versi THE AUR 2022

2. Ketahui Apa Saja Opsimu dan Tentukan Pilihanmu

Meskipun tampak klise, tetapi gagal SBMPTN memang bukan akhir dunia, kamu masih bisa memperbaikinya dengan berbagai cara. Lagipula, alternatif jika tidak lulus SBMPTN itu sebenarnya cukup beragam.

Misalnya, kamu bisa mengikuti SBMPTN lagi tahun depan seperti kakak kelasmu juga mengikuti UTBK kemarin. Bukankah alumni dari dua angkatan sebelumnya bisa mengikuti UTBK? Boleh dibilang, kamu punya "jatah" untuk gagal SBMPTN 3 kali, loh.

Atau bisa mengikuti Seleksi Mandiri. Ini adalah kesempatan keduamu untuk kembali memilih jurusan dan universitas yang sama setelah gagal SBMPTN. Mungkin kamu ingin memperbesar peluang lolos dengan memilih jurusan dan universitas yang lain? Itu juga bisa dilakukan.

Jika fokusmu masih di PTN, kamu juga bisa mengikuti seleksi lain seperti SMM PTN, UMPTKIN, atau SBMPN. Atau, setelah gagal SBMPTN, kamu memutuskan kuliah di PTS saja?

Menentukan pilihan-pilihan seperti ini bisa terasa lebih rumit saat kitanya sendiri sudah galau duluan gegara tidak lulus SBMPTN. Itulah sebabnya berbincang dengan konselor yang lebih obyektif dapat membantu kita melihat alternatif terbaik untuk dipilih.

Bahkan jika gap year termasuk salah satu opsimu, mendiskusikannya terlebih dahulu dengan profesional dapat memberimu sudut pandang baru yang mungkin tak terpikirkan sebelumnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
PTN Favorit dengan Pendaftar...
PTN Favorit dengan Pendaftar UTBK SNBT Terbanyak 3 Tahun Terakhir
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
Antisipasi Joki di UM-PTKIN...
Antisipasi Joki di UM-PTKIN 2026, Panitia Siapkan Pengamanan Berlapis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Marak Pelecehan Seksual...
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, MUI: Perlu Dikuatkan Lagi Pembinaan Mental dan Spiritual
Saiful Mujani Dilaporkan...
Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Penghasutan
Rekomendasi
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos Sepanjang IHSG Sepekan
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved