Mahasiswa UGM Olah Air Lindi Jadi Formula Penetral Bau Sampah
Minggu, 05 Juni 2022 - 20:15 WIB
loading...
A
A
A
Raihan menjelaskan, Eco lindi ini dibuat dari air lindi dicampur dengan sisa air tebu (molase), asam sulfat, dan katalis organic. Bahan-bahan itu lalu dimasukan dalam satu wadah kedap udara atau tangki.
Sehingga menghasilkan cairan. Cairan itu lalu disemprotkan ke timbunan sampah dan akan bereaksi 10 menit dalam menetralkan bau sampah. Setelah itu sampah tidak bau lagi.
“Eco Lindi ini juga mempercepat waktu penetralan bau sampah dan komposting. Sebab proses penetralan bau sampah dan komposting yang biasa dilakukan memerlukan waktu sekitar 6-8 minggu,” paparnya.
Eco lindi ini telah diujicobakan untuk mengatasi persoalan bau di tempat pembuangan akhir (TPA) dan lingkungan pasar. Selain itu juga di peternakan. Hasilnya, formula ini dinyatakan aman untuk ternak.
“Formula ini dapat diaplikasikan di semua limbah yang memproduksi bau selain itu juga bisa digunakan sebagai pupuk,” terangnya.
Sehingga menghasilkan cairan. Cairan itu lalu disemprotkan ke timbunan sampah dan akan bereaksi 10 menit dalam menetralkan bau sampah. Setelah itu sampah tidak bau lagi.
“Eco Lindi ini juga mempercepat waktu penetralan bau sampah dan komposting. Sebab proses penetralan bau sampah dan komposting yang biasa dilakukan memerlukan waktu sekitar 6-8 minggu,” paparnya.
Eco lindi ini telah diujicobakan untuk mengatasi persoalan bau di tempat pembuangan akhir (TPA) dan lingkungan pasar. Selain itu juga di peternakan. Hasilnya, formula ini dinyatakan aman untuk ternak.
“Formula ini dapat diaplikasikan di semua limbah yang memproduksi bau selain itu juga bisa digunakan sebagai pupuk,” terangnya.
(mpw)
Lihat Juga :