Mahasiswa UGM Olah Air Lindi Jadi Formula Penetral Bau Sampah
Minggu, 05 Juni 2022 - 20:15 WIB
loading...
Mahasiswa Fakultas Biologi UGM, Raina Nura Anindhita mempraktekan pembuatan Eco Lindo di UGM. Jumat (3/6/2022). Foto/Dok/Humas UGM
A
A
A
SLEMAN - Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada ( UGM ), Raina Nura Anindhita berhasil mengolah air lindi (cairan air hujan di tumpukan sampah) menjadi formula untuk menetralkan bau sampah yang diberi nama Eco Lindi.
Inovasi mahasiswa ini tidak hanya ramah lingkungan dan alternatif solusi dalam mengatasi persoalan bau sampah namun juga mempersingkat waktu penetralan bau sampah dan komposting.
Baca juga: Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2022, Ada Kampus Incaranmu?
Raina Nura Anindhita mengatakan ide pengembangan ini karena air lindi sampai saat ini masih menjadi persoalan, selain menimbulkan bau tidak sedap, juga membahayakan lingkungan dan bisa berdampak kesehatan jika tidak diolah dengan benar. Sehingga harus ada solusi untuk mengatasi hal tersebut.
Selain itu juga ditantang ayahnya untuk ikut mencari solusi atas persoalan sampah di TPA, terutama mengatasi bau sampah.
“Saya ditantang ayah untuk mempersingkat waktu menghilangkan bau sampah dan setelah melalui diskusi dan berbagai kajian akhirnya ketemulah formulasi eco lindi ini,” kata Raina dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/6/2022).
Baca juga: Rektor IPB Sediakan Beasiswa Jalur Khusus bagi Anak Petani Kopi Cibulao Bogor
Inovasi mahasiswa ini tidak hanya ramah lingkungan dan alternatif solusi dalam mengatasi persoalan bau sampah namun juga mempersingkat waktu penetralan bau sampah dan komposting.
Baca juga: Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2022, Ada Kampus Incaranmu?
Raina Nura Anindhita mengatakan ide pengembangan ini karena air lindi sampai saat ini masih menjadi persoalan, selain menimbulkan bau tidak sedap, juga membahayakan lingkungan dan bisa berdampak kesehatan jika tidak diolah dengan benar. Sehingga harus ada solusi untuk mengatasi hal tersebut.
Selain itu juga ditantang ayahnya untuk ikut mencari solusi atas persoalan sampah di TPA, terutama mengatasi bau sampah.
“Saya ditantang ayah untuk mempersingkat waktu menghilangkan bau sampah dan setelah melalui diskusi dan berbagai kajian akhirnya ketemulah formulasi eco lindi ini,” kata Raina dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/6/2022).
Baca juga: Rektor IPB Sediakan Beasiswa Jalur Khusus bagi Anak Petani Kopi Cibulao Bogor
Lihat Juga :