Mahasiswa UGM Raih Juara 1 Desain Kendaraan Listrik di Ajang Formula E Jakarta
Selasa, 07 Juni 2022 - 18:13 WIB
loading...
A
A
A
Pada kompetisi desain kendaraan listrik Formula-E Jakarta 2022, tim perwakilan Arjuna EV UGM diketahui membawa desain kendaraan listrik yang diberi nama ARCANA. Rupa kendaraan listrik ARCANA ini lebih kurang berbentuk mobil listrik bertipe SUV (Sport Utility vehicle) yang memiliki jarak tempuh tinggi dalam satu kali pengecasan baterai.
Baca juga: Kisah Andin, Gagal Beasiswa LPDP Malah Berhasil Double Degree di China
Turut diketahui, desain mobil listrik ARCANA ini juga dilengkapi oleh fitur Autonomous SAE Level 3 bernama Arjuna Smart Mobility (ASM), dimana dengan fitur tersebut mobil dapat berkendara secara otomatis di jalan raya. Tidak kurang, desain mobil listrik ARCANA juga telah menganut tingkat keamanan berkendara yang tinggi baik secara mechanical maupun electrical sehingga menjamin kenyamanan selama berkendara.
“Pada perlombaan ini kami melakukan desain mobil secara penuh beserta simulasi menggunakan software, kami juga melakukan berbagai perhitungan dalam mendesain mobil ARCANA, tak lupa juga kami merencanakan business plan sehingga apabila nantinya mobil ARCANA akan diproduksi masal rencana secara bisnis sudah terkonsep,” tutur Thoriq.
Baca juga: Kisah Andin, Gagal Beasiswa LPDP Malah Berhasil Double Degree di China
Turut diketahui, desain mobil listrik ARCANA ini juga dilengkapi oleh fitur Autonomous SAE Level 3 bernama Arjuna Smart Mobility (ASM), dimana dengan fitur tersebut mobil dapat berkendara secara otomatis di jalan raya. Tidak kurang, desain mobil listrik ARCANA juga telah menganut tingkat keamanan berkendara yang tinggi baik secara mechanical maupun electrical sehingga menjamin kenyamanan selama berkendara.
“Pada perlombaan ini kami melakukan desain mobil secara penuh beserta simulasi menggunakan software, kami juga melakukan berbagai perhitungan dalam mendesain mobil ARCANA, tak lupa juga kami merencanakan business plan sehingga apabila nantinya mobil ARCANA akan diproduksi masal rencana secara bisnis sudah terkonsep,” tutur Thoriq.
(nnz)
Lihat Juga :