Pengamat: Disertasi Hasto Tempatkan Pancasila sebagai Garis Kehidupan Dunia Baru
Kamis, 09 Juni 2022 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Connie, Indonesia harus memahami dan mampu mendalami kembali pemikiran geopolitik Soekarno karena telah terbukti berpengaruh pada tingginya indeks pertahanan, kemandirian pertahanan negara, dan misi perdamaian dunia.
Baca juga: Hasto Hasilkan 4 Sertifikat HAKI dan 13 Karya Tulis Selama Jadi Mahasiswa Doktoral Unhan
"Dari sisi relevansinya, pemikiran geopolitik Soekarno menjadi landasan kebijakan kita utamanya pasca Biden dan Blinken statement beberapa waktu lalu," ungkap Connie.
Bukan itu saja, disertasi ini juga mematahkan disertasi Dino Patti Djalal di Simon Fraser University yang menyebut Pancasila konsep yang abstrak. "Ini mematahkan disertasinya Dino Patti Djalal bahwa Pancasila itu konsep yang abstrak," tutur Connie.
Menurut Connie, disertasi Hasto dengan jelas menggambarkan bahwa Pancasila itu bukan suatu konsep yang abstrak. "Justru dari enggak abstrak itulah, maka kita sangat konkrit, kita bisa melahirkan geopolitik yang berbeda. Makanya Soekarno beda banget (pemikirannya)," pungkas Connie.
Baca juga: Hasto Hasilkan 4 Sertifikat HAKI dan 13 Karya Tulis Selama Jadi Mahasiswa Doktoral Unhan
"Dari sisi relevansinya, pemikiran geopolitik Soekarno menjadi landasan kebijakan kita utamanya pasca Biden dan Blinken statement beberapa waktu lalu," ungkap Connie.
Bukan itu saja, disertasi ini juga mematahkan disertasi Dino Patti Djalal di Simon Fraser University yang menyebut Pancasila konsep yang abstrak. "Ini mematahkan disertasinya Dino Patti Djalal bahwa Pancasila itu konsep yang abstrak," tutur Connie.
Menurut Connie, disertasi Hasto dengan jelas menggambarkan bahwa Pancasila itu bukan suatu konsep yang abstrak. "Justru dari enggak abstrak itulah, maka kita sangat konkrit, kita bisa melahirkan geopolitik yang berbeda. Makanya Soekarno beda banget (pemikirannya)," pungkas Connie.
(mpw)
Lihat Juga :