Kemendikbudristek Tingkatkan Kompetensi Tenaga Pendidik Sekolah Adat

Kamis, 16 Juni 2022 - 14:46 WIB
loading...
Kemendikbudristek Tingkatkan...
Kemendikbudristek menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendidik Sekolah Adat. Foto/Kemendikbudristek.
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek melalui Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat (KMA) melakukan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendidik Sekolah Adat di Jambi dan Riau. Pelatihan ini bekerja sama dengan Komunitas Konservasi Indonesia Warsi (KKI-Warsi), Jambi.

Pelatihan dalam rangka memberikan layanan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan budaya Orang Rimba (Jambi) dan Orang Talang Mamak (Riau) ini dilaksanakan pada 14 – 16 Juni 2022 di Alam Sebapo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi

Kegiatan ini menghadirkan para pakar di bidang pendidikan yaitu Muhammad Toha (Founder, Trainer dan Penulis SB3 dan Rahmi (Ketua Yayasan Rumah Baca Indonesia), serta diikuti oleh fasilitator pendidikan, kader/guru rimba, kader Talang Mamak, guru PKBM dan guru honorer dari pemerintah dan dari berbagai sekolah adat binaan KKI Warsi di wilayah Jambi dan Riau.

Baca: SINDOnews dan Pesantren Asshiddiqiyah Gelar Pendidikan Jurnalistik untuk Santri

Dalam sambutannya, Robert Aritonang selaku Manager of Conservation and Marginal Indigenous Tribes Program KKI Warsi, menyampaikan rasa syukurnya karena Direktorat KMA yang sudah memberikan perhatian dengan mendukung Pelatihan Pengembangan Kapasitas Tenaga Pendidik ini.

“Ini merupakan kesempatan yang sangat langka, kita diberikan perhatian yang sangat kuat dari Kemendikbudristek untuk Pendidikan masyarakat Adat. Pendidikan merupakan suatu kunci kemajuan peradaban suatu bangsa,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (16/6/2022).

Dia juga menekankan bahwa peran Fasilitator, Guru-guru dan Kader Pendidikan pendidikan merupakan ujung tombak dalam memberikan layanan Pendidikan kepada Masyarakat Adat, khususnya bagi Orang Rimba dan Orang Talang Mamak. Untuk itulah perlu adanya dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak terutama pemerintah untuk mencapai hal tersebut.

Hal ini senada disampaikan Plt. Kasubbag Tata Usaha Direktorat Kepercayaan terhadap Tuhan YME dan Masyarakat Adat Endah Budi Heryani. Menurutnya, peningkatan kapasitas tenaga didik sekolah adat mutlak diperlukan dalam rangka pemenuhan layanan pendidikan yang optimal dan sesuai kebutuhan dan budaya peserta didik sekolah adat.

Baca juga: Kabar Baik, Lulusan SMK Kini Bisa Tempuh Sarjana di Jerman

Untuk itulah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi saat ini sedang menyusun Standar Kompetensi Khusus (SKK) Fasilitator Pendidikan Adat yang diharapkan dapat menjadi jawaban atas berbagai permasalahan terkait kompetensi tenaga pendidik/fasilitator pendidikan masyarakat adat.

“Terima kasih kepada Kemdikbud sudah menyelenggarakan pelatihan ini. Dengan adanya pelatihan ini kami sebagai kader Pendidikan di Masyarakat Adat memililiki kemampuan pedagogi dan memperkaya metode mengajar sehingga mempermudah kami dalam mengajar anak-anak kami,” ujar Gentar, Orang Rimba dari Sekolah Adat Sako Nini Tuo, Tebo.

Harapannya ke depan para pihak terutama pemerintah mendukung Orang Rimba dalam mengakses layanan Pendidikan lanjutan (formal). Selain itu dia juga berharap adanya rumah sekolah dengan sistem kelas jauh khusus kelompok Makekal Hilir.

Sementara Samsiyar, Orang Talang Mamak dari Sekolah Adat Datai, Inhu menyampaikan terima kasih kepada Kemendikbudristek yang sudah mengundang mereka untuk ikut pelatihan ini.

“Dengan adanya pelatihan ini kami bisa membantu anak-anak bisa cepat membaca. Harapannya kami ingin pendidikan anak-anak kami lebih maju, semakin banyak para pihak yang peduli, dan mendukung pendidikan kami terutama dukungan dari pemerintah,” pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar untuk Guru Tingkat SD
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
UNRI Latih Guru SD Pekanbaru...
UNRI Latih Guru SD Pekanbaru Terapkan Koding dan AI dalam Pembelajaran Deep Learning
Kemendikdasmen Rancang...
Kemendikdasmen Rancang Program Hari Belajar Guru, Pelatihan Kini Langsung di Sekolah
Dukung Transformasi...
Dukung Transformasi Pendidikan, PB PGRI Luncurkan Pelatihan 1 Juta Guru Mahir AI dan Coding
Bahasa Inggris Jadi...
Bahasa Inggris Jadi Mapel Wajib di SD Mulai 2027, Kemendikdasmen Latih Ribuan Guru
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Respons Pleidoi Nadiem,...
Respons Pleidoi Nadiem, Jaksa: Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
15 Ribu Hektare Lahan...
15 Ribu Hektare Lahan Hangus Akibat Karhutla di Aceh dan Riau
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Putusan PTUN Tegaskan...
Putusan PTUN Tegaskan Keabsahan SK Menkum, Kepemimpinan Mardiono sebagai Ketum PPP Sah
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
Jadwal Terbaru Libur...
Jadwal Terbaru Libur Sekolah Jelang Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved