Mahasiswa Untar Sukses Berbisnis lewat Usaha Makanan dan Suvenir
Kamis, 30 Juni 2022 - 12:43 WIB
loading...
Rektor Untar Prof Agustinus Purna Irawan (kiri) dan 3 mahasiswa Untar yang sukses berbisnis. Foto/SINDOnews/Neneng Zubaidah.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Tarumanagara (Untar) mendukung mahasiswanya untuk menjadi entrepreneur muda melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kewirausahaan. Kebijakan inipun menjadi kesempatan mahasiswanya untuk sukses berbisnis, salah satunya melalui bisnis makanan dan suvenir.
Pemerintah menargetkan pada 2024 nanti rasio kewirausahaan mencapai 3.95%. Namun pada 2020, rasio kewirausahaan di Indonesia baru mencapai 3,47%. Dukungan dari semua pihak pun diperlukan agar target itu tercapai. Perguruan tinggi seperti Untar pun memfasilitasinya sehingga mahasiswanya pun bisa berwirausaha meskipun itu dilakukan di sela-sela perkuliahan.
Salah satunya dilakukan oleh Felicia, mahasiswi Untar Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Manajemen angkatan 2019. Felicia mengatakan, dari modal awal Rp11 juta dia sudah mendapatkan omset sekitar Rp9 juta dari usaha bidang jasa dan beragam produk suvenir.
Baca: Prospek Kerja Ilmu Administrasi Fiskal, Bisa Kerja di Bank hingga Kemenkeu
Menurut Felicia, brand Charms and Tale yang didirikan bersama teman-temannya ini awalnya hanya sekedar iseng. "Awalnya sih hanya ingin coba-coba saja dan kami juga ingin punya penghasilan sendiri," katanya ketika di kampus Untar Jakarta.
Hingga mereka pun terpikir ingin berkreasi dengan bahan akrilik sebagai produk suvenir yang memiliki keunikan dari bahannya namun juga tetap mengutamakan estetika.
"Jadi kan sebelumnya bahan akrilik ini hanya untuk produk tertentu saja. Maka kita inovasikan lagi menjadi satu peluang baru sebagai produk suvenir," ungkapnya.
Pemerintah menargetkan pada 2024 nanti rasio kewirausahaan mencapai 3.95%. Namun pada 2020, rasio kewirausahaan di Indonesia baru mencapai 3,47%. Dukungan dari semua pihak pun diperlukan agar target itu tercapai. Perguruan tinggi seperti Untar pun memfasilitasinya sehingga mahasiswanya pun bisa berwirausaha meskipun itu dilakukan di sela-sela perkuliahan.
Salah satunya dilakukan oleh Felicia, mahasiswi Untar Fakultas Ekonomi dan Bisnis jurusan Manajemen angkatan 2019. Felicia mengatakan, dari modal awal Rp11 juta dia sudah mendapatkan omset sekitar Rp9 juta dari usaha bidang jasa dan beragam produk suvenir.
Baca: Prospek Kerja Ilmu Administrasi Fiskal, Bisa Kerja di Bank hingga Kemenkeu
Menurut Felicia, brand Charms and Tale yang didirikan bersama teman-temannya ini awalnya hanya sekedar iseng. "Awalnya sih hanya ingin coba-coba saja dan kami juga ingin punya penghasilan sendiri," katanya ketika di kampus Untar Jakarta.
Hingga mereka pun terpikir ingin berkreasi dengan bahan akrilik sebagai produk suvenir yang memiliki keunikan dari bahannya namun juga tetap mengutamakan estetika.
"Jadi kan sebelumnya bahan akrilik ini hanya untuk produk tertentu saja. Maka kita inovasikan lagi menjadi satu peluang baru sebagai produk suvenir," ungkapnya.
Lihat Juga :