CFR LPS Tumbuhkan Kemampuan Menulis dan Membangun Network di Kalangan Muda Milenial
Rabu, 13 Juli 2022 - 16:22 WIB
loading...
A
A
A
“Saya harus mencari sumber data yang valid karena ini isu baru. Dan standard integrated reporting untuk sektor perbankan yang ada saat ini masih berada pada level global dan bersifat draft, jadi saya harus menginterpretasikan draft tersebut ke dalam landscape ekonomi dan keuangan atau sektor perbankan di Indonesia,” ucap Bellinda.
Mengikuti Ajang kompetisi penulisan ilmiah ini, membuat dirinya semakin bersemangat, karena dengan berbagai proses tersebut, pada akhirnya membuat ia dapat meningkatkan skill penulisannya, sekaligus dapat menambah ilmu dan juga networking-nya.
“Pertama, saya bisa meningkatkan skill penulisan saya, dan kedua saya bisa menambah ilmu dan network dimana ketika saya menulis riset ini tentunya saya bisa mengenal dengan banyak orang yang punya pengalaman di bidang riset,” jelasnya.
Ketika ditanya apa yang ingin disampaikan kepada peneliti dan periset muda agar mereka tetap bisa bersemangat menghadapi tantangan-tantangan, menurutnya dunia riset di Indonesia memang belum bisa disebut sebagai sektor yang ideal seperti beberapa sektor lain dan dapat dikatakan belum semaju di negara lain. Namun ia menegaskan harus ada optimisme dari para peneliti dan periset, khususnya dari kalangan milenial untuk terus bersemangat menghasilkan riset yang praktikal serta bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia.
“Ajang LPS CFR 2022 ini adalah salah satu wadahnya, sebab LPS sendiri adalah salah satu lembaga pemerintah yang cukup besar di bidang ekonomi dan keuangan. Pendaftarannya juga mudah karena semua sudah terintegrasi, jadi saya tinggal menyiapkan dan mengunduh saja. Apalagi, LPS CFR tahun ini lebih terbuka, dimana tidak hanya dapat diikuti secara khusus oleh akademisi atau profesi peneliti tetapi juga oleh masyarakat umum,” ucapnya.
Ajang LPS CFR 2022 tahun ini mengangkat tema tema “Mendorong Pemulihan Ekonomi yang Resilient di Tengah Tantangan dan Ketidakpastian” dengan 2 (dua) sub tema penelitian yang dapat dipilih, yaitu Subtema Umum dan Subtema Khusus.
Mengikuti Ajang kompetisi penulisan ilmiah ini, membuat dirinya semakin bersemangat, karena dengan berbagai proses tersebut, pada akhirnya membuat ia dapat meningkatkan skill penulisannya, sekaligus dapat menambah ilmu dan juga networking-nya.
“Pertama, saya bisa meningkatkan skill penulisan saya, dan kedua saya bisa menambah ilmu dan network dimana ketika saya menulis riset ini tentunya saya bisa mengenal dengan banyak orang yang punya pengalaman di bidang riset,” jelasnya.
Ketika ditanya apa yang ingin disampaikan kepada peneliti dan periset muda agar mereka tetap bisa bersemangat menghadapi tantangan-tantangan, menurutnya dunia riset di Indonesia memang belum bisa disebut sebagai sektor yang ideal seperti beberapa sektor lain dan dapat dikatakan belum semaju di negara lain. Namun ia menegaskan harus ada optimisme dari para peneliti dan periset, khususnya dari kalangan milenial untuk terus bersemangat menghasilkan riset yang praktikal serta bermanfaat untuk seluruh masyarakat Indonesia.
“Ajang LPS CFR 2022 ini adalah salah satu wadahnya, sebab LPS sendiri adalah salah satu lembaga pemerintah yang cukup besar di bidang ekonomi dan keuangan. Pendaftarannya juga mudah karena semua sudah terintegrasi, jadi saya tinggal menyiapkan dan mengunduh saja. Apalagi, LPS CFR tahun ini lebih terbuka, dimana tidak hanya dapat diikuti secara khusus oleh akademisi atau profesi peneliti tetapi juga oleh masyarakat umum,” ucapnya.
Ajang LPS CFR 2022 tahun ini mengangkat tema tema “Mendorong Pemulihan Ekonomi yang Resilient di Tengah Tantangan dan Ketidakpastian” dengan 2 (dua) sub tema penelitian yang dapat dipilih, yaitu Subtema Umum dan Subtema Khusus.
Lihat Juga :