Pengabdian Masyarakat, LSPR Perkuat UMKM Cisarua dengan Literasi Penggunaan Dompet Digital
Rabu, 27 Juli 2022 - 17:00 WIB
loading...
A
A
A
“Kebanyakan sudah menggunakan sarana WhatsApp, Facebook, Instagram, bahkan TikTok untuk menawarkan usahanya, namun mereka masih banyak yang belum melakukan transaksi dengan menggunakan dompet digital,” jelas Dewi Rachmawati.
Kepala Bidang Usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Desa Tugu Selatan Muslihat Arifaghani mengatakan, penggunaan metode transaksi dan pembayaran dengan dompet digital memang sangat penting dan dibutuhkan untuk saat ini.
Makanya, lanjut dia, pihaknya ingin mengetahui lebih lanjut metode transaksi dan pembayaran dengan dompet digital yang ditawarkan LSPR.
"Terus terang ini juga hal baru yang harus terus kami pelajari, sehingga nantinya kami para pelaku UMKM makin terdidik. Untuk selanjutnya Insya Allah kami bisa makin maju dalam menjalankan usaha kami” papar Muslihat yang juga ikut aktif dalam kegiatan UMKM tersebut.
Setelah pelatihan juga dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 6 orang pelaku UMKM khusus kuliner, untuk menggali lebih lanjut berbagai peluang dan hambatan yang dirasakan langsung oleh pihak pelaku usaha.
Anggota Tim Pengabdian Masyarakat LSPR, Dr. Lestari Nurhajati, M.Si, menyakini, UMKM di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua memiliki potensi yang sangat besar. Terutama karena wilayah Cisarua menjadi salah satu titik pusat pariwisata di Kawasan puncak.
“Tampak potensi yang sangat besar dari UMKM yang ada di sini, UMKM yang bergerak di bidang kuliner, idealnya akan bisa memenuhi kebutuhan kuliner wisatawan juga” papar Dr. Lestari yang juga Wakil Rektor IV LSPR Institut dalam bidang Inovasi dan Bisnis.
Sementara, Dosen LSPR Institut yang ikut memberikan materi dan berdiskusi aktif dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat tersebut Lamria Raya Fitriani, M.Si, dan Xenia Angelica Wijayanto, S.H., MSi, juga memiliki pandangan tersendiri.
Kepala Bidang Usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), Desa Tugu Selatan Muslihat Arifaghani mengatakan, penggunaan metode transaksi dan pembayaran dengan dompet digital memang sangat penting dan dibutuhkan untuk saat ini.
Makanya, lanjut dia, pihaknya ingin mengetahui lebih lanjut metode transaksi dan pembayaran dengan dompet digital yang ditawarkan LSPR.
"Terus terang ini juga hal baru yang harus terus kami pelajari, sehingga nantinya kami para pelaku UMKM makin terdidik. Untuk selanjutnya Insya Allah kami bisa makin maju dalam menjalankan usaha kami” papar Muslihat yang juga ikut aktif dalam kegiatan UMKM tersebut.
Setelah pelatihan juga dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan 6 orang pelaku UMKM khusus kuliner, untuk menggali lebih lanjut berbagai peluang dan hambatan yang dirasakan langsung oleh pihak pelaku usaha.
Anggota Tim Pengabdian Masyarakat LSPR, Dr. Lestari Nurhajati, M.Si, menyakini, UMKM di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua memiliki potensi yang sangat besar. Terutama karena wilayah Cisarua menjadi salah satu titik pusat pariwisata di Kawasan puncak.
“Tampak potensi yang sangat besar dari UMKM yang ada di sini, UMKM yang bergerak di bidang kuliner, idealnya akan bisa memenuhi kebutuhan kuliner wisatawan juga” papar Dr. Lestari yang juga Wakil Rektor IV LSPR Institut dalam bidang Inovasi dan Bisnis.
Sementara, Dosen LSPR Institut yang ikut memberikan materi dan berdiskusi aktif dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat tersebut Lamria Raya Fitriani, M.Si, dan Xenia Angelica Wijayanto, S.H., MSi, juga memiliki pandangan tersendiri.
Lihat Juga :