Tangkal Radikalisme, Ribuan Siswa SMA Sederajat di Jabar Ikuti Ceramah Kebangsaan
Jum'at, 05 Agustus 2022 - 22:52 WIB
loading...
A
A
A
Dia mencontohkan, pada hari Senin, pelajar mengikuti kegiatan terkait wawasan kebangsaan, Selasa terkait wawasan internasional, dan Rabu tentang wawasan literasi dan lingkungan hidup.
"Lalu, Kamis tentang budaya lokal, Jumat terkait sehat jiwa raga, Sabtu mengenai rumah kita istana kita dan Minggu adalah sosial kemanusiaan," paparnya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Dedi berharap, Bandung menjadi kota pertama yang akan menggaungkan penguatan nilai-nilai Pancasila ke seluruh Indonesia.
"Ke depannya, selain tagline hari-hari, ada masukan juga dari siswa kaitan dengan membuat monumen-monumen. Hal itu bagian dari peringatan ciri lahirnya Pancasila dengan pemikiran di Kota Bandung," tandasnya.
Sementara itu, Gus Miftah menilai, Ceramah Kebangsaan penting bagi generasi muda, agar mereka memahami wawasan kebangsaan secara baik dan benar.
"Menganggap perbedaan itu sebagai rahmat, bukan sebagai sebuah pemicu untuk menjadi kebencian permusuhan dan lain sebagainya," ujar Gus Miftah.
"Lalu, Kamis tentang budaya lokal, Jumat terkait sehat jiwa raga, Sabtu mengenai rumah kita istana kita dan Minggu adalah sosial kemanusiaan," paparnya.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Dedi berharap, Bandung menjadi kota pertama yang akan menggaungkan penguatan nilai-nilai Pancasila ke seluruh Indonesia.
"Ke depannya, selain tagline hari-hari, ada masukan juga dari siswa kaitan dengan membuat monumen-monumen. Hal itu bagian dari peringatan ciri lahirnya Pancasila dengan pemikiran di Kota Bandung," tandasnya.
Sementara itu, Gus Miftah menilai, Ceramah Kebangsaan penting bagi generasi muda, agar mereka memahami wawasan kebangsaan secara baik dan benar.
"Menganggap perbedaan itu sebagai rahmat, bukan sebagai sebuah pemicu untuk menjadi kebencian permusuhan dan lain sebagainya," ujar Gus Miftah.
(mpw)
Lihat Juga :