Cerita 2 Wisudawan Anak Buruh yang Lulus Cumlaude dan Langsung Direkrut Perusahaan Tambang

Kamis, 11 Agustus 2022 - 15:32 WIB
loading...
Cerita 2 Wisudawan Anak...
Dua mahasiswa peraih beasiswa saat wisuda Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung, Kamis (11/8). Foto/SINDOnews/Arif Budianto
A A A
BANDUNG - Jika ada keinginan pasti ada jalan. Ungkapan itu mungkin tepat disematkan kapada Sigit Setiawan dan Difo Daputra Koster. Dua mahasiswa Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung yang baru saja diwisuda dan lulus dengan IPK Coumlaude. Tak hanya itu, mereka juga langsung diterima bekerja di sebuah perusahaan tambang nasional.

Sigit Setiawan, adalah mahasiswa asal Tenggarong Sebrang, Kalimantan Timur, yang berhasil lulus dengan IPK 3,79. Sigit berhasil lulus sebagai sarjana vokasi jurusan teknologi geologi. Sedangkan Difo Dupatra Koster adalah mahasiswa asal Tanjung Enim, Sumatera Selatan, yang lulus dengan IPK 3,67. Dia adalah sarjana dari jurusan Teknologi pertambangan.

Baca juga: Beasiswa BRI 2022 Kembali Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar

Setelah lulus, keduanya langsung bekerja di perusahaan tambang di daerahnya. "Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan kuliah sesuai jadwal, yaitu 3 tahun. Dan setelah lulus ini, saya langsung bekerja di perusahaan tambang PT Pamapersada Nusantara (Pama)," kata Difo.

Keberhasilan mereka mendapat IPK coumlaude dan bekerja di perusahaan tambang, tidak diraih dengan mudah. Aral melintang telah mereka lalui dari kampung halamannya di Sumatera dan Kalimantan itu. Mereka pun bukan dari keluarga berada, yang bisa menguliahkan anaknya sampai ke Kota Bandung.

Sigit adalah anak dari buruh tani. Orangnya tuanya sudah tua. Sementara dia hanya memiliki kakak yang hanya lulusan SLTA. Begitupun dengan Difo yang merupakan anak seorang buruh serabutan. Dia anak pertama yang diharapkan menjadi tulang punggung keluarga.

Baca juga: UI Mantapkan Posisi Kampus Terbaik di Indonesia Versi Webometrics 2022

Namun, atas kerja keras dan kegigihan untuk meraih pendidikan, mereka berhasil terpilih menjadi mahasiswa yang mendapatkan beasiswa dari PT Pama. Keduanya mendapat beasiswa penuh dari uang kuliah, biaya hidup, hingga berbagai perlengkapan kuliah.

Keduanya berhasil melalui berbagai tahapan seleksi seperti psikotes, wawancara, focus discussion, tes kesehatan, dan lainnya. Keduanya berhasil menyisihkan puluhan pemohon beasiswa lainnya dari seluruh Indonesia.

"Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Bisa sekolah hingga lulus D3. Ini sangat berharga bagi kami, di tengah teman-teman sebaya kami yang sangat jarang bisa kuliah. Selama ini saya sangat ingin kuliah, tapi terhalang ekonomi dan faktor lainnya," kata Difo.

Sigit berharap, ilmu yang telah didapat ini bisa diaplikasikan di dunia kerja. Langkah mereka mengambil pendidikan D3 bisa menjadi inspirasi bagi teman temannya, bahwa keterbatasan ekonomi mestinya tidak menjadi penghalang untuk meraih cita-cita.

Sementara itu, Direktur in Charge HCL, SRGS, SHE PT. Pamapersada Nusantara (Pama) Ari Sutrisno mengatakan, beasiswa keduanya berasal dari program corporate social responsibility (CSR) perusahaan. CSR diberikan sebagai bentuk kepedulian PT Pama kepada masyarakat di lingkungan sekitar tambang.

"Mereka bukan karyawan, tapi masyarakat di sekitar tambang. Di mana mereka punya prestasi yang baik, punya keinginan kuliah tapi tidak mampu. Harapan dia menjadi leader di wilayahnya. Nanti setelah lulus, mereka kembali ke daerah asalnya. Ilmu yang didapat diharapkan bisa diterapkan di sana," kata dia.

Diakuinya, tingkat pendidikan masyarakat di sekitar tambang masih tergolong rendah. Sehingga tingkat keterimaan lulusan di perusahaannya hanya 0,1 persen. Akan tetapi, karena faktor ekonomi mereka tidak mampu kuliah, padahal banyak yang mampu secara kualitas.

"Sehingga kami membuat program beasiswa. Kami ingin komponen pekerja lokal lebih tinggi. Tahun ini, kuota beasiswa akan tambah menjadi 4 orang," imbuh dia.

Sementara itu, Direktur Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung Asep Rohman berkeyakinan mereka mampu berkarya di dunia kerja. Kurikulum vokasi yang selama ini didapat, optimistis bisa diterapkan di dunia kerja.

"Kami sudah siapkan mereka, mulai saat kami susun kurikulum, kami libatkan industri. Kami datangkan pelaku industri di saat pembelajaran. Kami juga akan evaluasi kurikulum baru. Ketika industri berubah, kami juga cepat lakukan perubahan," imbuh dia.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Kisah Kombes Agustinus...
Kisah Kombes Agustinus Christmas, dari Mengajar Mahasiswa hingga Dijuluki Jenderal Kopi
Rekomendasi
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved