Guru Besar Unpad Kembangkan Mikrokapsul Minyak Asiri untuk Tekstil, Apa Fungsinya?
Rabu, 24 Agustus 2022 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
“Hidrodistilasi menggunakan air ada tiga metode, yaitu dengan menggunakan air secara langsung, menggunakan air dan uap, serta uap langsung,” jelasnya.
Baca juga: Kuliah S1 Gratis di Oxford atau Cambridge dengan Jardine Scholarship, Yuk Daftar
Mikrokapsul Prof. Euis sendiri telah banyak melakukan penelitian mengenai aktivitas minyak asiri. Salah satu penelitiannya adalah pengembangan metode mikroenkapsulasi untuk minyak asiri. Diakui Prof. Euis, minyak asiri telah terbukti memiliki berbagai aktivitas, tetapi dalam aplikasinya minyak asiri memiliki berbagai kelemahan.
Kelemahan dari minyak asiri di antaranya mudah menguap, terdegradasi, dan teroksidasi. “Kami memikirkan bagaimana caranya agar kami tetap memanfaatkan potensi aktivitas dari minyak asiri sehingga bisa diaplikasikan,” kata Prof. Euis.
Bekerja sama dengan Balai Besar Tekstil, Prof. Euis dan tim melakukan pembuatan mikrokapsul. Melalui kerja sama ini, Prof. Euis mengembangkan mikrokapsul minyak asiri yang bisa diaplikasikan untuk keperluan tekstil. Dari penelitian tersebut, Prof. Euis berhasil mengembangkan kain berisi mikrokapsul yang memiliki aktivitas antinyamuk.
Selain itu, aplikasi mikrokapsul juga bisa digunakan untuk kosmetikotekstil. “Tekstil yang sudah kami sisipi dengan mikrokapsul memiliki fungsi lain tidak hanya sebagai pakaian, tetapi juga antibakteri ataupun fungsi-fungsi lainnya,” kata Prof. Euis.
Baca juga: Kuliah S1 Gratis di Oxford atau Cambridge dengan Jardine Scholarship, Yuk Daftar
Mikrokapsul Prof. Euis sendiri telah banyak melakukan penelitian mengenai aktivitas minyak asiri. Salah satu penelitiannya adalah pengembangan metode mikroenkapsulasi untuk minyak asiri. Diakui Prof. Euis, minyak asiri telah terbukti memiliki berbagai aktivitas, tetapi dalam aplikasinya minyak asiri memiliki berbagai kelemahan.
Kelemahan dari minyak asiri di antaranya mudah menguap, terdegradasi, dan teroksidasi. “Kami memikirkan bagaimana caranya agar kami tetap memanfaatkan potensi aktivitas dari minyak asiri sehingga bisa diaplikasikan,” kata Prof. Euis.
Bekerja sama dengan Balai Besar Tekstil, Prof. Euis dan tim melakukan pembuatan mikrokapsul. Melalui kerja sama ini, Prof. Euis mengembangkan mikrokapsul minyak asiri yang bisa diaplikasikan untuk keperluan tekstil. Dari penelitian tersebut, Prof. Euis berhasil mengembangkan kain berisi mikrokapsul yang memiliki aktivitas antinyamuk.
Selain itu, aplikasi mikrokapsul juga bisa digunakan untuk kosmetikotekstil. “Tekstil yang sudah kami sisipi dengan mikrokapsul memiliki fungsi lain tidak hanya sebagai pakaian, tetapi juga antibakteri ataupun fungsi-fungsi lainnya,” kata Prof. Euis.
(nnz)
Lihat Juga :