Sederet Rektor yang Didaulat Menjadi Menteri, dari Anies Baswedan hingga Muhadjir Effendy
Minggu, 11 September 2022 - 07:10 WIB
loading...
A
A
A
2. M. Nasir, Rektor Universitas Diponegoro (Undip)
Tercatat pada tahun 2014 hingga 2019, M. Nasir merupakan salah satu jajaran dalam Kabinet Kerja Jokowi - Jusuf Kalla.
Dalam kabinet tersebut, M. Nasir menjabat sebagai Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Sebelum menjadi menteri, M. Nasir rupanya merupakan rektor di Universitas Diponegoro (Undip) dengan masa jabatan dari 2014 hingga 2018.
Mantan Rektor Undip ini juga pernah menjadi Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) di Undip, yang memiliki gagasan cemerlang di bidang riset.
Pratikno memperoleh gelar sarjana hingga doktor dari beberapa kampus ternama. Ia lulus S1 di Undip, S2 Universitas di Gadjah Mada (UGM), dan S3 di University of Science Penang Malaysia.
3. Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina
Siapa yang tidak mengenal Anies Baswedan? Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta ini sebelumnya merupakan seorang rektor dan menteri. Anies Baswedan adalah Rektor Universitas Paramadina yang menjabat selama delapan tahun, dari 2007 hingga 2015.
Di tahun 2014, Anies Baswedan mendapatkan mandat dari Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Namun pada tahun 2016, saat Presiden Jokowi melakukan perombakan terhadap kabinetnya, Anies Baswedan kemudian diberhentikan dari posisi menteri dan digantikan oleh Muhadjir Effendy.
Merupakan seorang yang terdidik, Anies menempuh jenjang SI di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan dinyatakan lulus tahun 1995.
Pada tahun 1997, Anies meraih gelar master dari School of Public Affairs, University of Maryland, College Park. Dua tahun kemudian, ia memperoleh gelar doktor dari Northern Illinois University.
Saat dilantik menjadi rektor, Anies masih berumur 38 tahun. Oleh karena itu, ia menjadi rektor termuda di Indonesia.
4. Muhadjir Effendy, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Tercatat pada tahun 2014 hingga 2019, M. Nasir merupakan salah satu jajaran dalam Kabinet Kerja Jokowi - Jusuf Kalla.
Dalam kabinet tersebut, M. Nasir menjabat sebagai Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Sebelum menjadi menteri, M. Nasir rupanya merupakan rektor di Universitas Diponegoro (Undip) dengan masa jabatan dari 2014 hingga 2018.
Mantan Rektor Undip ini juga pernah menjadi Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) di Undip, yang memiliki gagasan cemerlang di bidang riset.
Pratikno memperoleh gelar sarjana hingga doktor dari beberapa kampus ternama. Ia lulus S1 di Undip, S2 Universitas di Gadjah Mada (UGM), dan S3 di University of Science Penang Malaysia.
3. Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina
Siapa yang tidak mengenal Anies Baswedan? Gubernur Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta ini sebelumnya merupakan seorang rektor dan menteri. Anies Baswedan adalah Rektor Universitas Paramadina yang menjabat selama delapan tahun, dari 2007 hingga 2015.
Di tahun 2014, Anies Baswedan mendapatkan mandat dari Presiden Jokowi untuk menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Namun pada tahun 2016, saat Presiden Jokowi melakukan perombakan terhadap kabinetnya, Anies Baswedan kemudian diberhentikan dari posisi menteri dan digantikan oleh Muhadjir Effendy.
Merupakan seorang yang terdidik, Anies menempuh jenjang SI di Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan dinyatakan lulus tahun 1995.
Pada tahun 1997, Anies meraih gelar master dari School of Public Affairs, University of Maryland, College Park. Dua tahun kemudian, ia memperoleh gelar doktor dari Northern Illinois University.
Saat dilantik menjadi rektor, Anies masih berumur 38 tahun. Oleh karena itu, ia menjadi rektor termuda di Indonesia.
4. Muhadjir Effendy, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM)
Lihat Juga :