Ini Cerita Wisudawan Terbaik Universitas Indonesia yang Masuk Jalur OSN
Minggu, 11 September 2022 - 16:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Program Beasiswa Indonesia Bangkit Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftar
Selain itu, Novita juga aktif di organisasi dan acara kemahasiswaan, seperti Share UI, Kanopi FEB UI, IEO, Kompek FEB UI, dan Gandeng Foundation. Ia pun mengikuti program magang di berbagai perusahaan, seperti Fintech, Otomotif, FMCG, hingga E-Commerce.
“Kunci mendapatkan prestasi dan meraih predikat cumlaude adalah dengan belajar mengatur waktu dan energi yang kita punya. Seperti yang dikatakan dalam Teori Ekonomi, keinginan manusia tidak terbatas, tetapi karena waktu dan energi langka, kita perlu membuat pilihan," kata Novita, Minggu (11/9/2022).
"Oleh karena itu, kita harus membuat skala prioritas di seluruh aktivitas, baik yang sedang dijalani maupun yang direncanakan. Dengan skala prioritas, kita bisa berpikir dan menentukan mana yang benar-benar harus dijalani dan sesuai dengan goal kita,” tambahnya.
Menurut Novita, kuliah harus menjadi prioritas pertama. Setelah itu, baru ditentukan berapa magang, organisasi, lomba, dan kegiatan lain yang dapat diikuti sesuai dengan kapasitas masing-masing.
Ini dilakukan agar mahasiswa tidak kewalahan dan dapat berkerja dengan baik. Tidak hanya itu, hal lain yang penting adalah untuk tetap rendah hati dan tidak pernah berhenti belajar. Dia pun tidak lupa untuk terus doa.
Selain itu, Novita juga aktif di organisasi dan acara kemahasiswaan, seperti Share UI, Kanopi FEB UI, IEO, Kompek FEB UI, dan Gandeng Foundation. Ia pun mengikuti program magang di berbagai perusahaan, seperti Fintech, Otomotif, FMCG, hingga E-Commerce.
“Kunci mendapatkan prestasi dan meraih predikat cumlaude adalah dengan belajar mengatur waktu dan energi yang kita punya. Seperti yang dikatakan dalam Teori Ekonomi, keinginan manusia tidak terbatas, tetapi karena waktu dan energi langka, kita perlu membuat pilihan," kata Novita, Minggu (11/9/2022).
"Oleh karena itu, kita harus membuat skala prioritas di seluruh aktivitas, baik yang sedang dijalani maupun yang direncanakan. Dengan skala prioritas, kita bisa berpikir dan menentukan mana yang benar-benar harus dijalani dan sesuai dengan goal kita,” tambahnya.
Menurut Novita, kuliah harus menjadi prioritas pertama. Setelah itu, baru ditentukan berapa magang, organisasi, lomba, dan kegiatan lain yang dapat diikuti sesuai dengan kapasitas masing-masing.
Ini dilakukan agar mahasiswa tidak kewalahan dan dapat berkerja dengan baik. Tidak hanya itu, hal lain yang penting adalah untuk tetap rendah hati dan tidak pernah berhenti belajar. Dia pun tidak lupa untuk terus doa.
Lihat Juga :