Mahasiswa FIKUI Ciptakan Aplikasi SI PAUD Cegah Amputasi Pasien Diabetes
Senin, 12 September 2022 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, aplikasi SI PAUD dirancang dengan tujuan untuk mengoptimalkan kinerja sistem informasi manajemen keperawatan dalam meningkatkan keefektifitasan derajat kesehatan pasien diabetes melitus di pelayanan kesehatan.
Aplikasi ini berfungsi untuk memberikan berbagai macam fitur yang menarik seperti pemantauan gula darah, pemantauan Indeks Massa Tubuh (IMT), pemantauan kondisi luka dengan fitur foto untuk dianalisis, informasi umum diabetes, informasi umum ulkus diabetikum, dan pengingat suntik insulin.
Selain itu, terdapat fitur hotline secara online untuk memfasilitasi pengguna mendapatkan informasi diabetes melitus maupun ulkus diabetikum di luar fitur informasi umum. Keunggulan dari inovasi tersebut adalah belum ada sistem informasi menyeluruh, terkait dengan pencegahan amputasi ulkus diabetikum dalam bentuk aplikasi teknologi.
Aplikasi ini sangat membantu rumah sakit yang mempunyai pelayanan perawatan luka. Aplikasi SI PAUD dapat diunduh dari Playstore atau Appstore secara gratis. Sistem pencatatan pelaporan aplikasi tersebut tersimpan dalam bentuk soft file dan menghemat waktu, tenaga, dan finansial sehingga penggunaan aplikasi ini berkesinambungan digunakan pasien ulkus diabetikum.
Persiapan yang matang, gagasan yang kreatif dan inovatif, serta penguasaan materi yang baik membawa Rizky tampil sebagai Juara 3 Prototipe Teknologi Keperawatan tingkat Nasional.
“Persiapan perlombaan yang dilakukan kurang lebih satu minggu. Setelah mendapatkan informasi dari Instagram. Hal utama yang saya lakukan adalah mencari berbagai informasi, membuat gambaran terkait dengan aplikasi," kata Rizky dalam keterangan pers, Senin (12/9/2022).
"Kemudian, saya menampilkan baik kebutuhan desain, tema, dan data apa saya di menu aplikasi tersebut. Diharapkan dengan persiapan yang matang saya dapat menciptakan desain yang dibuat mudah digunakan oleh pengguna yaitu pasien, keluarga, dan pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Aplikasi ini berfungsi untuk memberikan berbagai macam fitur yang menarik seperti pemantauan gula darah, pemantauan Indeks Massa Tubuh (IMT), pemantauan kondisi luka dengan fitur foto untuk dianalisis, informasi umum diabetes, informasi umum ulkus diabetikum, dan pengingat suntik insulin.
Selain itu, terdapat fitur hotline secara online untuk memfasilitasi pengguna mendapatkan informasi diabetes melitus maupun ulkus diabetikum di luar fitur informasi umum. Keunggulan dari inovasi tersebut adalah belum ada sistem informasi menyeluruh, terkait dengan pencegahan amputasi ulkus diabetikum dalam bentuk aplikasi teknologi.
Aplikasi ini sangat membantu rumah sakit yang mempunyai pelayanan perawatan luka. Aplikasi SI PAUD dapat diunduh dari Playstore atau Appstore secara gratis. Sistem pencatatan pelaporan aplikasi tersebut tersimpan dalam bentuk soft file dan menghemat waktu, tenaga, dan finansial sehingga penggunaan aplikasi ini berkesinambungan digunakan pasien ulkus diabetikum.
Persiapan yang matang, gagasan yang kreatif dan inovatif, serta penguasaan materi yang baik membawa Rizky tampil sebagai Juara 3 Prototipe Teknologi Keperawatan tingkat Nasional.
“Persiapan perlombaan yang dilakukan kurang lebih satu minggu. Setelah mendapatkan informasi dari Instagram. Hal utama yang saya lakukan adalah mencari berbagai informasi, membuat gambaran terkait dengan aplikasi," kata Rizky dalam keterangan pers, Senin (12/9/2022).
"Kemudian, saya menampilkan baik kebutuhan desain, tema, dan data apa saya di menu aplikasi tersebut. Diharapkan dengan persiapan yang matang saya dapat menciptakan desain yang dibuat mudah digunakan oleh pengguna yaitu pasien, keluarga, dan pelayanan kesehatan,” tambahnya.
Lihat Juga :