Perkuat Penelitian, MAN 1 Kota Malang Mulai Banjir Prestasi di Kompetisi Riset
Senin, 03 Oktober 2022 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Dengan beragam keterbatasan yang ada, Binti Maqsudah yakin bahwa setiap madrasah punya keunggulannya masing-masing. Ada madrasah yang menonjol di bidang akademik, ada madrasah yang menonjol di bidang non akademik. Ada yang hebat di olimpiade, ada yang di riset atau penelitian, atau robotik, olah raga, dan bidang lainnya.
Binti Maqsudah mengaku bangga dengan perkembangan MAN 1 Kota Malang. Para siswa terus bergeliat. Prestasi di bidang robotik juga mulai nampak. “Alhamdulillh Tim MAN 1 Kota Malang juga telah mendapat penghargaan di bidang robotik,” tuturnya.
“Prestasi non akademik juga mulai kelihatan. Para siswa sudah bisa membuat film. Bahkan ada yang meraih juara film nusantara dan akan diundang di Gedung Grahadi. Ada juga yang pandai membuat animasi,” sambungnya.
“Jadi, sekecil apa pun potensi anak kita dorong, termasuk menari, akustik, musik dan lainnya. Bahkan di bidang vokal juga MAN 1 Kota Malang meraih juara tiga pada ajang yang disiarkan Metro TV,” katanya lagi.
Ditanya kunci keberhasilan dalam memimpin madrasah, Binti Maqsudah menyebut kata kerja keras dan ikhlas. Dia juga menggarisbawahi pentingnya kedisiplinan, kebersihan, dan keindahan. Karenanya, sejak memimpin MAN 1 Kota Malang, dia bersama seluruh civitas langsung berbenah.
Dukungan bantuan pembangunan sarana prasarana melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dioptimalkan sehingga gedung MAN 1 Kota Malang tidak kalah dengan lembaga pendidikan lainnya.
“Setiap ada ide atau gagasan, saya juga biasakan menggelar rapat dengan unsur pimpinan. Selain empat wakil kepala, ikut terlibat juga Tim Penjamin Mutu. Hasil rapat kemudian disosialisasikan kepada para guru agar mereka tahu. Alhamdulillah semua mendukung,” tandasnya.
Binti Maqsudah mengaku bangga dengan perkembangan MAN 1 Kota Malang. Para siswa terus bergeliat. Prestasi di bidang robotik juga mulai nampak. “Alhamdulillh Tim MAN 1 Kota Malang juga telah mendapat penghargaan di bidang robotik,” tuturnya.
“Prestasi non akademik juga mulai kelihatan. Para siswa sudah bisa membuat film. Bahkan ada yang meraih juara film nusantara dan akan diundang di Gedung Grahadi. Ada juga yang pandai membuat animasi,” sambungnya.
“Jadi, sekecil apa pun potensi anak kita dorong, termasuk menari, akustik, musik dan lainnya. Bahkan di bidang vokal juga MAN 1 Kota Malang meraih juara tiga pada ajang yang disiarkan Metro TV,” katanya lagi.
Ditanya kunci keberhasilan dalam memimpin madrasah, Binti Maqsudah menyebut kata kerja keras dan ikhlas. Dia juga menggarisbawahi pentingnya kedisiplinan, kebersihan, dan keindahan. Karenanya, sejak memimpin MAN 1 Kota Malang, dia bersama seluruh civitas langsung berbenah.
Dukungan bantuan pembangunan sarana prasarana melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dioptimalkan sehingga gedung MAN 1 Kota Malang tidak kalah dengan lembaga pendidikan lainnya.
“Setiap ada ide atau gagasan, saya juga biasakan menggelar rapat dengan unsur pimpinan. Selain empat wakil kepala, ikut terlibat juga Tim Penjamin Mutu. Hasil rapat kemudian disosialisasikan kepada para guru agar mereka tahu. Alhamdulillah semua mendukung,” tandasnya.
(mpw)
Lihat Juga :