Kompetisi Sains Madrasah 2022 Resmi Dibuka, 446 Siswa Siap Bertanding
Senin, 10 Oktober 2022 - 12:53 WIB
loading...
A
A
A
Gus Men juga mengucapkan selamat kepada para peserta dari sekolah umum. "Hari ini, saya tahu yang ada di sini bukan hanya siswa-siswi madrasah, tapi juga anak-anakku sekalian yang berasal dari sekolah umum.
Untuk itu, saya mengucapkan selamat datang. Kompetisi Sains Madrasah, bukan semata sebuah ajang untuk berkompetisi, tapi juga berkolaborasi untuk bersama-sama membangun negeri," katanya.
Sementara itu, ajang Madrasah Young Reseracher Super Camp 2022 yang digelar satu atap dengan KSM telah memasuki babak grand final. Sebanyak 36 hasil penelitian para finalis dipamerkan di Gedung Serba Guna Asrama Haji.
Temuan-temuan itu meliputi bidang Ilmu Agama dan Keagamaan, bidang Ilmu Sosial dan Humaniora, bidang Matematika, Sains dan Teknologi Terapan. Pameran ini dibuka untuk publik sehingga pengunjung bebas melihat dan menanyai para peserta terkait riset mereka.
Direktur Jenderal pendidikan Islam Kemenag, M. Ali Ramdhani menambahkan, tujuan penyelenggaraan KSM 2022 ini secara umum adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan sains di madrasah secara komprehensif dan integratif.
"Kami menyadari pentingnya integrasi sains dan ilmu agama dalam membangun anak didik di masa depan," tandasnya. Untuk itu, lanjut Ramdhani, semua soal yang diujikan di KSM merupakan blending sains dan agama.
Berbeda dengan olimpiade sains biasa, KSM ini sifatnya menggali konsep yang ada dalam Islam dalam bentuk tekonologi terapan. Hal ini agar siswa tetap mengkaji konsep keislaman dan sains secara holistk dan integratif. "Kami berharap dari ananda yang bertanding, kejayaan Indonesia dapat diraih di masa depan," pungkasnya.
Untuk itu, saya mengucapkan selamat datang. Kompetisi Sains Madrasah, bukan semata sebuah ajang untuk berkompetisi, tapi juga berkolaborasi untuk bersama-sama membangun negeri," katanya.
Sementara itu, ajang Madrasah Young Reseracher Super Camp 2022 yang digelar satu atap dengan KSM telah memasuki babak grand final. Sebanyak 36 hasil penelitian para finalis dipamerkan di Gedung Serba Guna Asrama Haji.
Temuan-temuan itu meliputi bidang Ilmu Agama dan Keagamaan, bidang Ilmu Sosial dan Humaniora, bidang Matematika, Sains dan Teknologi Terapan. Pameran ini dibuka untuk publik sehingga pengunjung bebas melihat dan menanyai para peserta terkait riset mereka.
Direktur Jenderal pendidikan Islam Kemenag, M. Ali Ramdhani menambahkan, tujuan penyelenggaraan KSM 2022 ini secara umum adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan sains di madrasah secara komprehensif dan integratif.
"Kami menyadari pentingnya integrasi sains dan ilmu agama dalam membangun anak didik di masa depan," tandasnya. Untuk itu, lanjut Ramdhani, semua soal yang diujikan di KSM merupakan blending sains dan agama.
Berbeda dengan olimpiade sains biasa, KSM ini sifatnya menggali konsep yang ada dalam Islam dalam bentuk tekonologi terapan. Hal ini agar siswa tetap mengkaji konsep keislaman dan sains secara holistk dan integratif. "Kami berharap dari ananda yang bertanding, kejayaan Indonesia dapat diraih di masa depan," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :