Orasi Ilmiah di Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang, Sandiaga Dorong Wisudawan Ciptakan Lapangan Kerja
Senin, 10 Oktober 2022 - 22:17 WIB
loading...
A
A
A
Hasil survei di empat negara mayoritas Islam menunjukkan bahwa generasi muslim milenial dan generasi Z yang belajar banyak tentang keimanan dan modernitas tidak melahirkan sesuatu yang eksklusif tapi justru kolaboratif. Dan sinergi keduanya membuat inovatif dan situasi partisipatif yang jauh lebih baik.
Baca juga: Sederet Sekolah Kedinasan yang Berada di Nusa Tenggara Barat, Lulus Otomatis PNS
Karenanya Menparekraf Sandiaga melihat peluang kerja sama yang bisa dikolaborasikan antara Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang dengan Kemenparekraf berkenaan dengan peningkatan SDM terampil. Karenanya, ia menugaskan langsung Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf Kemenparekraf/Baparekraf Faisal untuk menindaklanjuti poin-poin yang bisa dikerjasamakan.
"Saya melihat bahwa di sinilah kolaborasi. Kemenparekraf yang menaungi enam Poktekpar (Politeknik Pariwisata) dan akan ditambah dua lagi yaitu Poltekpar Solo Raya dan Poltekpar Manado, untuk menandatangani kerja sama dengan Unhas (Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang) dalam penyiapan materi-materi. Agar lulusan dari Unhas ini bukan hanya mencari pekerjaan tapi menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan UMKM maupun start up di bidang teknologi, pariwisata dan ekonomi kreatif, dan juga animasi. Ini yang akan kita dorong ke depan," katanya.
Peluang ini harus digarap maksimal, karena menurut Menparekraf, wisudawan dan wisudawati memiliki peran strategis dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi. Terlebih mereka mempunyai tiga karakteristik dasar untuk mendorong kebangkitan ekonomi, yakni agility, creativity, curiosity.
Baca juga: Sederet Sekolah Kedinasan yang Berada di Nusa Tenggara Barat, Lulus Otomatis PNS
Karenanya Menparekraf Sandiaga melihat peluang kerja sama yang bisa dikolaborasikan antara Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang dengan Kemenparekraf berkenaan dengan peningkatan SDM terampil. Karenanya, ia menugaskan langsung Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf Kemenparekraf/Baparekraf Faisal untuk menindaklanjuti poin-poin yang bisa dikerjasamakan.
"Saya melihat bahwa di sinilah kolaborasi. Kemenparekraf yang menaungi enam Poktekpar (Politeknik Pariwisata) dan akan ditambah dua lagi yaitu Poltekpar Solo Raya dan Poltekpar Manado, untuk menandatangani kerja sama dengan Unhas (Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang) dalam penyiapan materi-materi. Agar lulusan dari Unhas ini bukan hanya mencari pekerjaan tapi menciptakan lapangan kerja melalui kegiatan UMKM maupun start up di bidang teknologi, pariwisata dan ekonomi kreatif, dan juga animasi. Ini yang akan kita dorong ke depan," katanya.
Peluang ini harus digarap maksimal, karena menurut Menparekraf, wisudawan dan wisudawati memiliki peran strategis dalam mengakselerasi pemulihan ekonomi. Terlebih mereka mempunyai tiga karakteristik dasar untuk mendorong kebangkitan ekonomi, yakni agility, creativity, curiosity.