Berkat Minyak Jelantah, Mahasiswa UPER Juarai Kompetisi Migas Internasional di AS
Senin, 17 Oktober 2022 - 14:28 WIB
loading...
Mahasiswa UPER Muhammad Athallah Naufal (kanan) saat menerima penghargaan sebagai Juara 2 di SPE International Student Paper Contest 2022, di Houston, AS. Foto/Dok/Humas UPER
A
A
A
JAKARTA - Inovasi yang digagas mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina (UPER) Muhammad Athallah Naufal, diganjar Juara ke-2 di ajang Society of Petroleum Engineer (SPE) International Student Paper Contest 2022 di Houston, Amerika Serikat.
Temuannya mengungguli karya-karya dari perguruan tinggi dunia seperti Indian Institute of Technology dari India, Gubkin University dari Rusia, Universidad Nacional de Colombia, dan Texas A&M University at Qatar dari Qatar.
Baca juga: 28 Kampus Terbaik di Indonesia Menurut THE Impact Rankings 2022
“Penelitian yang saya lakukan ini bersifat eksperimental, jadi saya membuat produk biosurfaktan dengan memanfaatkan ekstrak asam lemak dari minyak jelantah . Biosurfaktan ini bersifat anionik bernama Methyl Ethyl Sulfonate atau MES,” jelas Athallah dalam keterangan pers, Senin (17/10/2022).
Biosurfaktan adalah senyawa dari bahan mikroba yang mampu mengikat dan menguraikan limbah. Berkat inovasi mahasiswa Indonesia, minyak jelantah tokcer diubah menjadi pengurai limbah lumpur minyak.
Dalam parannya, Athallah menyebut limbah lumpur minyak berbentuk padatan acap kali ditemui ketika ada kebocoran pipa, pada proses pembersihan tangki penyimpanan minyak, maupun pada proses pemurnian minyak.
Temuannya mengungguli karya-karya dari perguruan tinggi dunia seperti Indian Institute of Technology dari India, Gubkin University dari Rusia, Universidad Nacional de Colombia, dan Texas A&M University at Qatar dari Qatar.
Baca juga: 28 Kampus Terbaik di Indonesia Menurut THE Impact Rankings 2022
“Penelitian yang saya lakukan ini bersifat eksperimental, jadi saya membuat produk biosurfaktan dengan memanfaatkan ekstrak asam lemak dari minyak jelantah . Biosurfaktan ini bersifat anionik bernama Methyl Ethyl Sulfonate atau MES,” jelas Athallah dalam keterangan pers, Senin (17/10/2022).
Biosurfaktan adalah senyawa dari bahan mikroba yang mampu mengikat dan menguraikan limbah. Berkat inovasi mahasiswa Indonesia, minyak jelantah tokcer diubah menjadi pengurai limbah lumpur minyak.
Dalam parannya, Athallah menyebut limbah lumpur minyak berbentuk padatan acap kali ditemui ketika ada kebocoran pipa, pada proses pembersihan tangki penyimpanan minyak, maupun pada proses pemurnian minyak.
Lihat Juga :