Dosen IPB Teliti Mangga Kasturi, Endemik Kalsel yang Hampir Punah

Rabu, 19 Oktober 2022 - 12:31 WIB
loading...
Dosen IPB Teliti Mangga...
Dosen IPB University meneliti mangga kasturi yang merupakan endemik Kalsel yang hampir punah. Foto/Humas IPB.
A A A
JAKARTA - Kalimantan Selatan (Kalsel) menjadi lokasi salah satu pusat keragaman keluarga mangga Indonesia. Salah satu spesies endemik Kalsel dari genus Mangifera ini yaitu Mangifera casturi atau mangga kasturi. Menurut data Union for Conservation of Nature (IUCN) red list, mangga ini termasuk dalam kategori extinct in the wild atau sudah hampir punah di alam liarnya.

Oleh karena itu, Dr Deden Derajat Matra, dosen IPB University dari Departemen Agronomi dan Hortikultura tertarik untuk mendalami mangga kasturi hingga tingkat genomik. Penelitiannya itu turut melibatkan sejumlah dosen lain seperti Dr Gunawan dan Dr Hilda Susanti dari universitas Lambung Mangkurat serta peneliti dari Kebun Raya Banua.

Dr Dede menjelaskan, mangga kasturi merupakan salah satu keluarga mangga dengan buah kecil. Warna buah ketika matang yaitu keunguan dan warna daging buah orange. "Karakter khusus mangga ini beraroma harum dibandingkan dengan mangga biasanya," katanya, melalui siaran pers, Rabu (19/10/2022).

Baca juga: Universitas Muhammadiyah Surakarta akan Buka Cabang di Korsel

Ia menyebut, kandungan fitokimia dari mangga kasturi sangat bermanfaat sebagai anti kanker. Sejak 2019, Dr Deden mulai mengumpulkan koleksi mangga jenis ini dan berhasil mengidentifikasi keragaman genetik mangga kasturi. Hasil penelitiannya telah dipublikasikan di jurnal bereputasi scopus, Scientific Reports Nature.

“Diharapkan dengan penelitian dasar genomik ini, dapat membuka peneliti lain untuk meneliti aspek lainnya serta upaya konservasi mangga kasturi dari kepunahan," kata Dr Deden.

Dosen IPB University itu melanjutkan, melalui berbagai riset kerja sama yang didanai oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar dan meneliti mangga kasturi di habitat aslinya.

Dr Deden mengungkapkan terdapat beberapa upaya untuk melakukan konservasi mangga kasturi. Upaya yang dimaksud yaitu mengidentifikasi jenis kasturi secara genetik dan menginventarisasi mangga kasturi di kebun raya sebagai salah satu konservasi ek situ.

Baca juga: Kisah Faqih, Penerima Beasiswa Unggulan yang Cumlaude dari IPB

Terkait konservasi, Dr Deden menerangkan saat ini sedang dilakukan kerja sama dengan Kebun Raya Banua Kalimantan Selatan. “Selanjutnya adalah mengedukasi masyarakat untuk menanam mangga kasturi walaupun tanaman ini sangat lambat tumbuh dan berbuah, serta melakukan penelitian untuk mempercepat atau memperpendek masa juvenilnya yang salah satunya dengan menggunakan cahaya buatan,” lanjutnya

Dr Deden menerima hibah penelitian melalui skema Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT) dan penelitian dasar kompetitif nasional (PDKN). Ia berfokus untuk meneliti mangga kasturi dari berbagai aspek baik genetik sampai agronominya. Selain itu, ia pernah menerima pendanaan internasional dari ORG.one untuk mengkonstruksi draft genome mangga kasturi dengan teknologi Long reads Sequencing Oxford Nanopore Technologies.

Dengan adanya konsorsium riset ini, diharapkan percepatan dalam mengungkap dan memecahkan permasalahan di lapang bersama antar perguruan tinggi serta lembaga riset lainnya. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat bermanfaat serta diterapkan langsung di masyarakat untuk kemaslahatan bersama.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Hanya Umur, Pakar...
Bukan Hanya Umur, Pakar IPB Sebut 6 Aspek Kesiapan Anak Sebelum Masuk SD
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
SNI Bukan Sekadar Regulasi,...
SNI Bukan Sekadar Regulasi, Mahasiswa IPB Diajak Memahami Budaya Mutu di Industri Pangan
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Distribusi MBG Dinilai...
Distribusi MBG Dinilai Bermasalah, Pakar IPB Tawarkan Solusi Berbasis KIP dan KIS
Bukan Pelangi Biasa,...
Bukan Pelangi Biasa, Ini Fakta Awan Warna-Warni di Jonggol Menurut Ahli IPB
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved