Didukung LPDP dan BUMN, ITS Teliti Propelan untuk Bahan Bakar Roket
Kamis, 20 Oktober 2022 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
Secara manfaat, Hosta menjelaskan, propelan dapat digunakan untuk kebutuhan alat utama sistem senjata (alutsista) dan penggunaan di bidang lain pada ranah industri. Selain sebagai bahan bakar, propelan juga dapat digunakan sebagai pendorong peluru, pendorong pesawat, peledak tanah, peledak bangunan, dan lain sebagainya.
Baca juga: Mau Kuliah Double Degree? Ini 6 PTN yang Bisa Kamu Pilih
Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan penelitian ini, Hosta menuturkan dalam jangka tiga tahun riset akan dibagi dalam beberapa tahapan. Misalnya, pada tahun pertama akan dilakukan proses pembuatan propelan dan pengujian sifat propelan. Pada tahun kedua, dilaksanakan pengembangan rolling propelan. Kemudian, pada tahun terakhir, dilakukan studi mengenai proses pembentukan ekstrusi propelan dan pembuatan roket.
Hosta berharap, penelitian ini dapat menghasilkan luaran yang sesuai dengan kebutuhan propelan roket secara nasional dan internasional. Ke depannya ia optimistis Indonesia mampu menjadi mandiri dalam penguasaan teknologi propelan dan tidak lagi bergantung dari luar negeri. “Kebutuhan nasional sangat bergantung dari luar negeri, di mana hal tersebut dapat mengancam kemandirian dan kedaulatan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
Baca juga: Mau Kuliah Double Degree? Ini 6 PTN yang Bisa Kamu Pilih
Sementara itu, dalam rangkaian kegiatan penelitian ini, Hosta menuturkan dalam jangka tiga tahun riset akan dibagi dalam beberapa tahapan. Misalnya, pada tahun pertama akan dilakukan proses pembuatan propelan dan pengujian sifat propelan. Pada tahun kedua, dilaksanakan pengembangan rolling propelan. Kemudian, pada tahun terakhir, dilakukan studi mengenai proses pembentukan ekstrusi propelan dan pembuatan roket.
Hosta berharap, penelitian ini dapat menghasilkan luaran yang sesuai dengan kebutuhan propelan roket secara nasional dan internasional. Ke depannya ia optimistis Indonesia mampu menjadi mandiri dalam penguasaan teknologi propelan dan tidak lagi bergantung dari luar negeri. “Kebutuhan nasional sangat bergantung dari luar negeri, di mana hal tersebut dapat mengancam kemandirian dan kedaulatan bangsa Indonesia,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :