Peringati Hari Santri, Kemenag Gelar Simposium Pemikiran Santri Selama 3 Hari di Jakarta
Jum'at, 21 Oktober 2022 - 18:22 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, Pesantren Ramah Anak dan Disabilitas, Pesantren dan Lingkungan Hidup, Kemandirian Ekonomi Pesantren, serta Pesantren dan Tantang Fikih Minoritas.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, M. Ali Ramdhani berharap acara ini dapat melahirkan ide-ide baru terkait Islam kekinian di era digital.
"Ini dapat dijadikan momentum kebangkitan pemikiran pesantren, yang selama ini telah berjuang mempertahankan khazanah keislaman dalam tradisi yang kuat," katanya.
Guru besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini mengatakan, bangsa ini memerlukan kontribusi positif dari pesantren yang indigenousitasnya telah melahirkan generasi bangsa yang berkontribusi signifikan mengiringi pembangunan Indonesia.
"Pertemuan ini dapat menjadi perjamuan ilmiah bagi para praktisi keislaman agar lebih siap menyambut era teknlogi digital," pungkasnya.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, M. Ali Ramdhani berharap acara ini dapat melahirkan ide-ide baru terkait Islam kekinian di era digital.
"Ini dapat dijadikan momentum kebangkitan pemikiran pesantren, yang selama ini telah berjuang mempertahankan khazanah keislaman dalam tradisi yang kuat," katanya.
Guru besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung ini mengatakan, bangsa ini memerlukan kontribusi positif dari pesantren yang indigenousitasnya telah melahirkan generasi bangsa yang berkontribusi signifikan mengiringi pembangunan Indonesia.
"Pertemuan ini dapat menjadi perjamuan ilmiah bagi para praktisi keislaman agar lebih siap menyambut era teknlogi digital," pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :