10 Satuan Pendidikan Vokasi Pamerkan Karya Busana Terbaik di JMFW 2023
Minggu, 23 Oktober 2022 - 09:58 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, Ditjen Pendidikan Vokasi juga membuka peluang investasi industri ke SMK melalui SMK PK Skema Pemadanan Dukungan. Skema serupa juga diterapkan untuk pendidikan tinggi vokasi melalui Program Matching Fund. Dia mengatakan, saat ini sudah banyak pula inovasi yang dihasilkan dari program ini.
Terakhir, adalah inovasi yang dihasilkan dari Program Riset Keilmuan Terapan dengan skema pendanaan dari LPDP. "Pada JMFW 2023 ini, hasil riset di bidang fashion pada program ini juga ikut ambil bagian. Pertama adalah dari Universitas Maranatha yang mengangkat Batik Lasem sebagai objek penelitiannya," ujarnya.
Kedua, Saryadi melanjutkan, adalah hasil riset dari Polimedia yang sudah tampil pada JMFW 2023 pada hari kedua JMFW 2023, yakni mengusung tema sustainbility dengan memanfaatkan sisa masker sebagai salah satu bahan utama dalam koleksinya.
Sementara Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati menjelaskan, Mahakarya Vokasi Adibusana yang ditampilkan di JMFW 2023 ini adalah bukti pendidikan vokasi ada dan terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa. "Mahakarya ini juga hanya akan terwujud melalui kolaborasi dan inovasi," ucapnya.
Baca juga: Kauny Quran dan STID DI Al-Hikmah Teken Kerja Sama
Kiki menuturkan, proses yang paling sulit dalam mengikuti ajang ini adalah dalam proses seleksinya. Sebab, menurutnya, begitu banyak talenta-talenta vokasi di bidang fashion di Indonesia. Mulai dari jenjang kursus dan pelatihan, SMK, hingga perguruan tinggi.
Terakhir, adalah inovasi yang dihasilkan dari Program Riset Keilmuan Terapan dengan skema pendanaan dari LPDP. "Pada JMFW 2023 ini, hasil riset di bidang fashion pada program ini juga ikut ambil bagian. Pertama adalah dari Universitas Maranatha yang mengangkat Batik Lasem sebagai objek penelitiannya," ujarnya.
Kedua, Saryadi melanjutkan, adalah hasil riset dari Polimedia yang sudah tampil pada JMFW 2023 pada hari kedua JMFW 2023, yakni mengusung tema sustainbility dengan memanfaatkan sisa masker sebagai salah satu bahan utama dalam koleksinya.
Sementara Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati menjelaskan, Mahakarya Vokasi Adibusana yang ditampilkan di JMFW 2023 ini adalah bukti pendidikan vokasi ada dan terus berkontribusi bagi pembangunan bangsa. "Mahakarya ini juga hanya akan terwujud melalui kolaborasi dan inovasi," ucapnya.
Baca juga: Kauny Quran dan STID DI Al-Hikmah Teken Kerja Sama
Kiki menuturkan, proses yang paling sulit dalam mengikuti ajang ini adalah dalam proses seleksinya. Sebab, menurutnya, begitu banyak talenta-talenta vokasi di bidang fashion di Indonesia. Mulai dari jenjang kursus dan pelatihan, SMK, hingga perguruan tinggi.
Lihat Juga :