Top, Undip Raih Juara Umum Lomba Paduan Suara Bergengsi Dunia
Selasa, 01 November 2022 - 12:04 WIB
loading...
A
A
A
Ketua PSMT Undip Helena Dian Pramastuti sebagai mengungkapkan rasa senang dan bangganya karena telah mengharumkan nama Undip di kancah Internasional. “Tentu saja sangat senang dan bangga. Selain bangga terhadap tim dan diri sendiri, tentunya kami juga sangat senang dan bangga karena bisa turut mengharumkan nama Fakultas Teknik, Undip, Semarang, Jawa Tengah, dan Indonesia dalam bidang paduan suara di kancah internasional," katanya, dikutip dari laman Undip, Selasa (1/11/2022).
Helena menambahkan, berbagai persiapan dan latihan telah dilakukan mulai dari segi musikalitas dan non musikalitas. Persiapan dan proses latihan sudah dimulai dari April 2022 yang lalu. Awal mulanya latihan digelar secara daring, namun pada Mei sampai Oktober dilakukan secara luring.
“Untuk totalitas dalam kompetisi tingkat internasional tentunya cukup banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari segi musikalitas maupun non musikalitas. Proses latihan kami sekitar 6-7 bulan.” ungkap Helena.
Pada kompetisi ini, PSMT Undip mengirimkan 44 anggota dan mengikuti 2 kategori lomba, yaitu classical mixed dan ethnic/traditional. Pada kategori classical mixed, PSMT Undip membawakan lagu Mahakali (Bagus S. Utomo), Readymade Alice (Perttu Haapanen), Ergebung (Hugo Wolf), Fair Phyllis (John Farmer), serta Fajar & Senja II (Ken Steven). Sedangkan untuk ethnic/traditional, PSMT Undip membawakan lagu Soleram (Josu Elberdin), Malin (Bagus S. Utomo), dan Benggong (Ken Steven).
Baca juga: Keren! 12 Dosen dan Peneliti UI Masuk World's Top 2% Scientists 2022
Setelah mengikuti kompetisi 18th Busan Choral Festival and Competition, PSMT Undip berencana mengikuti kompetisi lainnya di dalam dan luar negeri. “Sesuai agenda yang telah dibuat, kami berencana untuk mengikuti kompetisi di Eropa juga, dan tentunya juga masih mengikuti kompetisi-kompetisi yang berada di dalam negeri baik itu tingkat nasional maupun internasional.” tutur Helena.
Helena menambahkan, berbagai persiapan dan latihan telah dilakukan mulai dari segi musikalitas dan non musikalitas. Persiapan dan proses latihan sudah dimulai dari April 2022 yang lalu. Awal mulanya latihan digelar secara daring, namun pada Mei sampai Oktober dilakukan secara luring.
“Untuk totalitas dalam kompetisi tingkat internasional tentunya cukup banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari segi musikalitas maupun non musikalitas. Proses latihan kami sekitar 6-7 bulan.” ungkap Helena.
Pada kompetisi ini, PSMT Undip mengirimkan 44 anggota dan mengikuti 2 kategori lomba, yaitu classical mixed dan ethnic/traditional. Pada kategori classical mixed, PSMT Undip membawakan lagu Mahakali (Bagus S. Utomo), Readymade Alice (Perttu Haapanen), Ergebung (Hugo Wolf), Fair Phyllis (John Farmer), serta Fajar & Senja II (Ken Steven). Sedangkan untuk ethnic/traditional, PSMT Undip membawakan lagu Soleram (Josu Elberdin), Malin (Bagus S. Utomo), dan Benggong (Ken Steven).
Baca juga: Keren! 12 Dosen dan Peneliti UI Masuk World's Top 2% Scientists 2022
Setelah mengikuti kompetisi 18th Busan Choral Festival and Competition, PSMT Undip berencana mengikuti kompetisi lainnya di dalam dan luar negeri. “Sesuai agenda yang telah dibuat, kami berencana untuk mengikuti kompetisi di Eropa juga, dan tentunya juga masih mengikuti kompetisi-kompetisi yang berada di dalam negeri baik itu tingkat nasional maupun internasional.” tutur Helena.
Lihat Juga :