Pendidikan Swasta Angkat Bendera Putih, IPM Dikhawatirkan Jeblok
Selasa, 07 Juli 2020 - 13:52 WIB
loading...
A
A
A
“Membayar SPP saja sulit, apalagi untuk membayar uang pangkal seperti yang biasa diterapkan pada siswa dan mahasiswa baru di swasta,” kata legislator asal daerah pemilihan Jawa Tengah IX ini.
(Baca: DPR Desak Pemerintah Bantu Kampus Swasta Terdampak Corona)
Sayangnya, dana yang digelontorkan pemerintah seperti tidak punya daya ungkit untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Padahal, daya beli itulah yang sejak awal menjadi concern pemerintah.
“Sejak awal digelontorkan Rp405,1 triliun, coba lihat berapa untuk mendukung daya beli dan ekonomi. Sementara pendidikan tidak menjadi concern kebijakan,” imbuhnya.
Akibat lanjutan dari situasi ini, angka partisipasi kasar dan angka partisipasi murni pendidikan swasta di berbagai jenjang, termasuk perguruan tinggi akan menurun. Turunnya angka partipasi penduduk dalam mengikuti pendidikan, bakal berdampak signifikan dalam angka IPM.
(Baca: DPR Desak Pemerintah Bantu Kampus Swasta Terdampak Corona)
Sayangnya, dana yang digelontorkan pemerintah seperti tidak punya daya ungkit untuk mendongkrak daya beli masyarakat. Padahal, daya beli itulah yang sejak awal menjadi concern pemerintah.
“Sejak awal digelontorkan Rp405,1 triliun, coba lihat berapa untuk mendukung daya beli dan ekonomi. Sementara pendidikan tidak menjadi concern kebijakan,” imbuhnya.
Akibat lanjutan dari situasi ini, angka partisipasi kasar dan angka partisipasi murni pendidikan swasta di berbagai jenjang, termasuk perguruan tinggi akan menurun. Turunnya angka partipasi penduduk dalam mengikuti pendidikan, bakal berdampak signifikan dalam angka IPM.
Lihat Juga :