Jusuf Kalla Sebut Pendidikan Pesantren Tentukan Masa Depan Indonesia

Senin, 07 November 2022 - 17:53 WIB
loading...
Jusuf Kalla Sebut Pendidikan...
Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, HM Jusuf Kalla saat memberikan sambutan dalam grand launching Universitas Darunnajah dan Konferensi Internasional Pengasuh Pesantren se-Asia Tenggara, di Jakarta, Senin (7/11). Foto/Dok/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK), menyebut pondok pesantren berperan penting dalam menentukan masa depan bangsa Indonesia.

Hal tersebut disampaikan JK saat menghadiri Pembukaan Konferensi Internasional Pengasuh Pondok Pesantren se-Asia Tenggara di Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta, Senin, (7/11/2022).

Baca juga: Wapres Harap Universitas Darunnajah Jadi Rujukan Islam Wasathiyah bagi Dunia

" Pondok pesantren memiliki pengaruh besar bagi kemajuan bangsa Indonesia. Sehingga jika pendidikan Islam berbasis asrama dikelola dengan baik, maka akan meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia," ujar JK dalam keterangan resminya.

Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 Republik Indonesia ini juga mengajak untuk bersatu meningkatkan kemampuan entrepreneurship di kalangan umat Islam.

Dengan menguasai enterpreneurship, maka akan mampu mengejar ketimpangan penguasaan ekonomi secara nasional maupun internasional. "Dengan menguasai ekonomi maka akan membuat umat Islam akan semakin kuat," tutur dia.

Baca juga: Jusuf Kalla Minta Universitas Darunnajah Mampu Lahirkan Pengusaha Andal

Lalu kepada kalangan pesantren, JK juga menyerukan agar aktif menciptakan wirausaha serta pengusaha-pengusaha baru demi menentukan masa depan Bangsa Indonesia.

Secara khusus, Ketua Umum PMI ini juga menyampaikan rasa syukur dan bangga karena Darunnajah mampu mengembangkan pesantren dengan baik. Menurut JK, Darunnajah telah mendidik dan membina generasi muda bangsa Indonesia serta berkomitmen meningkatkan jenjang dan kwalitas pendidikan.

"Semoga perkembangan Darunnajah dari awal hingga kini menjadi amal jariyah bagi pendiri, pengasuh dan pengajarnya," ujar JK.

Sementara itu, pimpinan pondok pesantren Darunnajah Dr. KH. Sofwan Manaf menyampaikan, berdirinya Universitas Darunnajah berkat dorongan penuh dari Wakil Presiden saat itu Jusuf Kalla.

"Alhamdulillah setelah 6 tahun menyelesaikan sarana dan prasarana, persyaratan administrasi, hari ini Universitas Darunnajah dapat dilaunching," kata KH. Sofwan Manaf.

Sementara itu, Presiden Pengasuh Pondok Pesantren Indonesia KH. Tata Taufiq, memberikan gelar Kiai kepada Jusuf Kalla. "JK pantas diberikan gelar Kiai, karena selama ini kontribusi terhadap pesantren dan masjid yang begitu besar," ucap KH. Tata Taufiq.

Sebagai informasi, Konferensi yang diselenggarakan selama dua hari (7-8 November 2022) tersebut dihadiri oleh lebih dari 750 kiai, rektor dan akademisi dari berbagai pondok pesantren, universitas dan organisasi masyarakat.

Pondok pesantren Darunnajah didirikan pada tahun 1942. Pesantren tersebut berbasis wakaf yang telah mewakafkan seluruh asetnya lebih dari 690 Ha atau senilai kurang lebih Rp1,7 triliun.

Lebih lanjut, konferensi ini sekaligus grand lauching Universitas Darunnajah. Universitas ini memiliki tiga fakultas: pertama, Fakultas Agama Islam (FAI), mencakup Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Islam Usia Dini (PIUD), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI).

Kedua, Fakultas Bisnis terdiri dari Program Studi Bisnis Digital, Kewirausahaan, dan Administrasi Bisnis. Ketiga, Fakultas Sains Dan Teknologi yang melingkupi Program Studi Sains Aktuaria, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Sistem dan Teknologi Informasi.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Rekomendasi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
FIFA Hukum Assim Madibo...
FIFA Hukum Assim Madibo 5 Laga Usai Patahkan Kaki Gelandang Kanada
Prinsip Berkelanjutan,...
Prinsip Berkelanjutan, Jasa Marga Tingkatkan Pengelolaan Green Toll Road
Berita Terkini
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
ITS Tembus Peringkat...
ITS Tembus Peringkat 101-200 Besar Dunia di THE Impact Ratings 2026
Ketat! Hanya 17 Sekolah...
Ketat! Hanya 17 Sekolah dari Depok yang Lolos ke Babak Jakarta Liga Bintang Juara GTV
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved