Festival Kampus Merdeka Kedua akan Digelar di Bali

Sabtu, 12 November 2022 - 14:59 WIB
loading...
Festival Kampus Merdeka...
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dijadwalkan menyampaikan capaian Kampus Merdeka di Festival Kampus Merdeka kedua di Bali. Foto/Dok/BKHM.
A A A
JAKARTA - Kemendikbudristek akan kembali menggelar Festival Kampus Merdeka (FKM). Program yang menjadi bagian Merdeka Belajar Kemendikbudristek ini akan diselenggarakan pada 14 November 2022 mendatang di Bali.

Sorotan utama dalam FKM kedua ini adalah paparan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, tentang berbagai capaian serta dampak positif program-program Kampus Merdeka selama satu tahun terakhir, sekaligus mendorong pelaksanaan Kampus Merdeka Mandiri di seluruh perguruan tinggi.

“Sesuai amanah Presiden RI untuk mentransformasi pendidikan tinggi guna menciptakan SDM unggul, Kampus Merdeka diluncurkan pada Januari 2020 sebagai Merdeka Belajar Episode Kedua,” kata Mendikbudristek, melalui siaran pers, Sabtu (12/11/2022).

Lebih lanjut Nadiem mengatakan, “Saya sangat antusias untuk menghadiri FKM Kedua dan mendengar langsung dari para pimpinan perguruan tinggi, dosen, mitra, dan mahasiswa tentang bukti-bukti transformasi yang tengah kita kerjakan bersama ini.”

Baca juga: UIN Jakarta Jadi PTKIN Terbaik di Indonesia Versi QS AUR 2023

Gelaran FKM tahun ini, juga disambut antusias oleh para peserta dan pihak-pihak yang terlibat. Pasalnya, dampak positif dari Kampus Merdeka mulai dirasakan. Dialog, pitching, dan konten hiburan lainnya akan disajikan di FKM. Sejumlah gelar wicara dengan tokoh nasional dan sosok inspiratif internasional juga akan digelar secara hybrid.

Acara FKM semakin semarak dengan didatangkannya 350 mahasiswa dari 90 perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, perwakilan perguruan tinggi akademik dan vokasi, mitra Dunia Usaha Dunia Kerja (IDUKA), dan instansi pemerintah juga akan hadir di gelaran ini. Acara yang diselenggarakan secara luring ini juga ditayangkan secara langsung di kanal YouTube Kampus Merdeka.

Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diluncurkan pada tahun 2020 menjadi salah satu upaya Kemendikbudristek dalam mentransformasi pendidikan tinggi di Indonesia. Tercatat ada 179 ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia yang mengikuti kegiatan Kampus Merdeka sejak pertama diluncurkan hingga kini.

“Ratusan ribu mahasiswa dari Sabang sampai Merauke yang berkuliah di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta, baik yang ada di kota-kota besar maupun di kabupaten kecil, semua punya kesempatan untuk memperoleh pengalaman dan pembelajaran yang bermanfaat bagi masa depan mereka melalui berbagai program yang bisa mereka pilih,” ujar Pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Nizam.

Program unggulan Kemendikbudristek ini diharapkan mampu menjadi percontohan bagi institusi dan lembaga pendidikan tinggi untuk menciptakan variasi programnya secara mandiri yang menempel pada kurikulum atau sistem pembelajaran di perguruan tinggi masing-masing. Untuk mewujudkan harapan tersebut, keselarasan tujuan dan semangat dari seluruh pemangku kepentingan (mahasiswa, dosen, orang tua, perguruan tinggi, dan mitra IDUKA) diperlukan untuk meyakinkan akan pentingnya implementasi MBKM di Indonesia.

Baca juga: UGM Inisiasi Peminjaman Laptop Bagi Mahasiswa Tidak Mampu

“MBKM menjadi salah satu langkah untuk mengikis kesenjangan antara perguruan tinggi dengan dunia industri dalam berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, khususnya pendidikan vokasi, serta membantu menyiapkan lulusan yang lebih adaptif dan lebih siap dalam menghadapi dunia kerja,” ucap Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kiki Yulianti.

Merdeka Belajar Kampus Merdeka: Capaian 2021

Tahun lalu, FKM pertama kali digelar untuk menginformasikan program unggulan Kampus Merdeka kepada masyarakat juga meningkatkan pemahaman publik pendidikan terkait kebijakan MBKM. Selain itu, FKM juga bertujuan untuk mendorong para pemangku kepentingan pendidikan untuk berpartisipasi dan berperan aktif menggerakkan program-program Kampus Merdeka.

Laporan evaluasi MBKM di tahun 2021 menunjukkan bahwa mahasiswa peserta memiliki tingkat kepuasan yang tinggi terhadap program-program MBKM. Sebanyak 93,7 persen mahasiswa peserta program Kampus Mengajar merasa puas dengan pengalaman menjalankan program tersebut, dan 94,3 persen merasa bahwa program ini patut direkomendasikan.

Angka ini tentu sangat tinggi mengingat semangat yang dibangun lewat MBKM agar mahasiswa merasakan keuntungan dari kesempatan belajar di luar kelas dalam masa pendidikan. Dalam laporan tersebut juga dicatat bahwa Indonesia memiliki 8,7 juta mahasiswa aktif, 374 ribu dosen, dan lebih dari 25 juta usaha yang beririsan dengan perguruan tinggi.

Dengan keberhasilan ini, diharapkan lebih banyak pemangku kepentingan dapat terlibat aktif dalam program-program Kampus Merdeka, terlebih dengan dibukanya program baru seperti Praktisi Mengajar yang memberi kesempatan bagi para profesional untuk berkontribusi di dunia pendidikan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
MNC University Dukung...
MNC University Dukung KICAU 2026 FODJP, Dorong Pelajar Kenali Potensi dan Masa Depan
Pijar Foundation dan...
Pijar Foundation dan Unand Dorong Pendidikan Tinggi Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
Kemendiktisaintek Rilis...
Kemendiktisaintek Rilis Pedoman Sistem Penjaminan Mutu Internal Kampus, Apa Isinya?
Malaysia Ajak Mahasiswa...
Malaysia Ajak Mahasiswa Indonesia Perkuat Riset dan Pendidikan Pascasarjana
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Respons Pleidoi Nadiem,...
Respons Pleidoi Nadiem, Jaksa: Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Rekomendasi
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Politeknik STIA LAN...
Politeknik STIA LAN Jakarta Gelar ICoGPASS, Konferensi Internasional untuk Entaskan Kemiskinan
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved