Libatkan UI dan UGM, Kepala BSKDN Harapkan Nominator IGA yang Berkualitas
Selasa, 15 November 2022 - 05:47 WIB
loading...
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo pada Rapat Penyerahan Hasil Validasi dan Quality Control Inovasi Urusan Pemerintahan Dalam Negeri 2022 di Aula BSKDN, Senin (14/11). Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) Yusharto Huntoyungo menjelaskan perkembangan tahapan Innovative Goverment Award (IGA) 2022.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Penyerahan Hasil Validasi dan Quality Control Inovasi Urusan Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2022 di Aula BSKDN pada Senin (14/11/2022).
Baca juga: Gandeng 2 PTN Terbaik, BSKDN Kemendagri Perkuat Pembinaan Inovasi terhadap Daerah
Dalam arahannya, Yusharto menuturkan proses penilaian dan pemberian penghargaan IGA 2022 telah melewati dua tahapan dari total keseluruhan empat tahap. Adapun tahap tersebut dimulai dari penjaringan, pengukuran hasil penjaringan, presentasi kepala daerah nominator, dan validasi lapangan.
Adapun tahapan yang telah dilaksanakan BSKDN, yakni pertama tahapan penjaringan yang dimulai pada Juli hingga 17 September 2022 lalu. Tahapan tersebut menghasilkan 26.900 inovasi dengan rincian 23.817 inovasi pada tahap penerapan, 1.473 inovasi pada tahap uji coba, dan 1.610 inovasi pada tahap inisiatif.
Selanjutnya, tahap kedua yakni pengukuran hasil penjaringan yang melibatkan mitra kerja yaitu Scientific Modeling, Application, Research, and Training for City-Centered Innovation and Technology (Smart City) Universitas Indonesia (UI) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca juga: Calon Mahasiswa Perlu Tahu 5 Perbedaan Jurusan Teknik Sipil dan Arsitektur
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Penyerahan Hasil Validasi dan Quality Control Inovasi Urusan Pemerintahan Dalam Negeri Tahun 2022 di Aula BSKDN pada Senin (14/11/2022).
Baca juga: Gandeng 2 PTN Terbaik, BSKDN Kemendagri Perkuat Pembinaan Inovasi terhadap Daerah
Dalam arahannya, Yusharto menuturkan proses penilaian dan pemberian penghargaan IGA 2022 telah melewati dua tahapan dari total keseluruhan empat tahap. Adapun tahap tersebut dimulai dari penjaringan, pengukuran hasil penjaringan, presentasi kepala daerah nominator, dan validasi lapangan.
Adapun tahapan yang telah dilaksanakan BSKDN, yakni pertama tahapan penjaringan yang dimulai pada Juli hingga 17 September 2022 lalu. Tahapan tersebut menghasilkan 26.900 inovasi dengan rincian 23.817 inovasi pada tahap penerapan, 1.473 inovasi pada tahap uji coba, dan 1.610 inovasi pada tahap inisiatif.
Selanjutnya, tahap kedua yakni pengukuran hasil penjaringan yang melibatkan mitra kerja yaitu Scientific Modeling, Application, Research, and Training for City-Centered Innovation and Technology (Smart City) Universitas Indonesia (UI) dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada (UGM).
Baca juga: Calon Mahasiswa Perlu Tahu 5 Perbedaan Jurusan Teknik Sipil dan Arsitektur
Lihat Juga :