4 Kampus di Dunia Paling Sulit Ditembus Calon Mahasiswa

Minggu, 12 Juli 2020 - 11:52 WIB
loading...
4 Kampus di Dunia Paling...
Universitas favorit di luar negeri memiliki kuota mahasiswa terbatas. Tak heran apabila pihak universitas menerapkan seleksi ujian sangat ketat. Ilustrasi/SINDOnews/Titus Jefika Heri Hendarmawan
A A A
UNIVERSITAS favorit di luar negeri memiliki kuota mahasiswa terbatas. Sementara jumlah calon mahasiswa yang ingin masuk dipastikan cukup banyak. Tak heran apabila pihak universitas menerapkan seleksi ujian sangat ketat untuk menyaring calon mahasiswa yang benar-benar berkualitas.

1. Harvard

4 Kampus di Dunia Paling Sulit Ditembus Calon Mahasiswa


Tingkat Penerimaan Mahasiswa : 5,2%
Rata-rata yang Diterima : 1.430 - 1.600 orang

Didirikan pada 8 September 1636 dan merupakan perguruan tinggi tertua di Amerika Serikat. Pendidikan di Harvard menjanjikan kualitas dengan tenaga pengajar yang ahli di bidangnya.

Dalam proses penerimaan mahasiswa, Harvard mempertimbangkan berbagai faktor dari calon pelamar. Hal ini dilakukan sebagai langkah tegas untuk menciptakan lulusan berkualitas. (Baca juga: Alumni FK UI Terpilih Jadi Student Speaker di Harvard School of Medicine)

Intinya, gelar berkuliah di Harvard sangat sulit di dunia. Di antara alumni yang sangat mengesankan adalah co-creator Facebook Mark Zuckerberg dan pendiri Microsoft Bill Gates -- meski keduanya drop out di tengah jalan.

2. Stanford University

4 Kampus di Dunia Paling Sulit Ditembus Calon Mahasiswa


Tingkat Penerimaan Mahasiswa : 4,65%
Rata-rata yang Diterima : 1.380 – 1.580 orang

Stanford adalah sebuah universitas swasta yang terletak kira-kira 60 kilometer di tenggara San Francisco dan kira-kira 30 km di timur laut San Jose. Sejumlah lulusan dari kampus ini juga sangat terkenal seperti pendiri google Larry Page dan Sergey Brin. Begitu juga dengan pendiri Snapchat Evan Spiegel. (Baca juga: 10 Universitas Paling Inovatif 2017, Apakah Termasuk Kampusmu?)

3. Massachusetts Institute of Technology (MIT)

4 Kampus di Dunia Paling Sulit Ditembus Calon Mahasiswa


Tingkat Penerimaan Mahasiswa : 7,1%

Rata-rata yang Diterima : 1.460 – 1.590 orang

Massachusetts Institute of Technology adalah institusi riset swasta dan universitas yang terletak di kota Cambridge, Massachusetts tepat di seberang Sungai Charles dari distrik Back Bay di Boston, Amerika Serikat.

Proses penerimaan cukup ketat dilakukan oleh pihak MIT dengan cara melihat nilai ujian masuk dari peserta. Pendiri Khan Academy, Salman Khan, PM Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Sekjen PBB, Kofi Annan adalah lulusan dari MIT. (Baca juga: MIT Ciptakan Laboratorium Tentang Sebuah Mimpi)

4. Yale University

4 Kampus di Dunia Paling Sulit Ditembus Calon Mahasiswa


Tingkat Penerimaan Mahasiswa : 6,9%

Rata-rata yang Diterima : 1.420 – 1.600 orang

Universitas tertua ketiga di Amerika Serikat, Yale University juga menarik banyak pelamar untuk bergabung dan belajar di kampus tersebut. Yale adalah sebuah universitas swasta di New Haven, Connecticut yang berdiri pada 1701. Jurusan unggulan di kampus ini di antaranya adalah ilmu sosial, humaniora hingga ilmu politik.

Negara dengan jumlah universitas terbanyak di dunia (Per Juli 2018)
1. India 3.944 universitas
2. Amerika Serikat 3.257
3. China 2.208
4. Indonesia 2.110
5. Brasil 1.394
6. Rusia 1.172
7. Jepang 980

Ranking kota-kota terbaik untuk belajar mahasiswa (2018)
Nama kota Skor
1. London (Inggris) 482
2. Tokyo (Jepang) 479
3. Melbourne (Australia) 475
4. Montreal (Kanada) 465
5. Paris (Prancis) 463
6. Munich (Jerman) 460
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Kombinasi Teknologi...
Kombinasi Teknologi dan Kepekaan Sosial, Kunci Lulusan Perguruan Tinggi Hadapi Era Digital
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
UPH dan BINUS Berbagi...
UPH dan BINUS Berbagi Gelar di Campus League 2026 Regional Jakarta, Tatap The Nationals
Rekomendasi
Ruben Onsu Akui Sempat...
Ruben Onsu Akui Sempat Minta Bertemu Anak di Sekolah, Namun Gagal karena Alasan Ini
Jelang Lawan Arab Saudi,...
Jelang Lawan Arab Saudi, Yamal Belum Siap Main 90 Menit
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Berita Terkini
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved