ITS Pimpin Pengembangan Bus Listrik Merah Putih untuk KTT G20
Selasa, 15 November 2022 - 15:23 WIB
loading...
MMendikbudristek Nadiem Anwar Makarim dalam sambutannya meresmikan Bus Listrik Merah Putih untuk KTT G20 di Bali. Foto/Humas ITS.
A
A
A
JAKARTA - Bus Listrik Merah Putih telah resmi diluncurkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI Nadiem Anwar Makarim bersama Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi untuk operasional Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Denpasar, Minggu (13/11/2022) lalu. Dalam hal ini, Institut Teknologi Sepuluh Nopember ( ITS ) turut ambil peran besar dalam pembuatan bus listrik tersebut.
Dalam pengembangan riset dan inovasi di lingkungan pendidikan tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA). Kerja sama ini mewujudkan 30 unit Bus Listrik Merah Putih yang akan digunakan pada ajang KTT G20 2022 ini.
Baca juga: ITS Buka Lowongan Dosen dan Laboran untuk Prodi Pendidikan Dokter, Butuh Lulusan S1-S3
Momentum G20 ini merupakan momentum baik bagi Indonesia untuk menunjukkan keunggulan karya bangsa. Saat peluncurannya, Nadiem mengungkapkan bahwa Indonesia mampu unjuk panggung dengan menampilkan karya terbaik dari akademisi dan mahasiswa. Salah satunya melalui bus listrik ini.
Dalam penjelasannya secara terpisah, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati mengungkapkan, peran ITS di sini sebagai leading institution pada konsorsium perguruan tinggi. “Konsorsium tersebut terdiri dari empat perguruan tinggi di antaranya ITS, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar,” terangnya, melalui siaran pers, Selasa (15/11/2022).
Lebih lanjut, tujuh dosen ITS juga dikirimkan sebagai peneliti pada bus listrik ini. Selaras sebagai kampus yang terkenal akan kemahiran teknologinya, ITS sebagai leading institution turut sumbangsih atas penelitian teknologinya. “Dosen yang terlibat dalam konsorsium tersebut memiliki latar belakang program studi yang berbeda, sehingga antarperguruan tinggi bisa saling melengkapi,” tutur Bambang.
Baca juga: 6 Jurusan Kuliah untuk Calon Mahasiswa yang Hobi Menulis, Nomor 2 Paling Diminati
Dalam pengembangan riset dan inovasi di lingkungan pendidikan tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menggandeng PT Industri Kereta Api (INKA). Kerja sama ini mewujudkan 30 unit Bus Listrik Merah Putih yang akan digunakan pada ajang KTT G20 2022 ini.
Baca juga: ITS Buka Lowongan Dosen dan Laboran untuk Prodi Pendidikan Dokter, Butuh Lulusan S1-S3
Momentum G20 ini merupakan momentum baik bagi Indonesia untuk menunjukkan keunggulan karya bangsa. Saat peluncurannya, Nadiem mengungkapkan bahwa Indonesia mampu unjuk panggung dengan menampilkan karya terbaik dari akademisi dan mahasiswa. Salah satunya melalui bus listrik ini.
Dalam penjelasannya secara terpisah, Wakil Rektor IV Bidang Riset, Inovasi, Kerjasama, dan Kealumnian ITS Bambang Pramujati mengungkapkan, peran ITS di sini sebagai leading institution pada konsorsium perguruan tinggi. “Konsorsium tersebut terdiri dari empat perguruan tinggi di antaranya ITS, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Airlangga (Unair), dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar,” terangnya, melalui siaran pers, Selasa (15/11/2022).
Lebih lanjut, tujuh dosen ITS juga dikirimkan sebagai peneliti pada bus listrik ini. Selaras sebagai kampus yang terkenal akan kemahiran teknologinya, ITS sebagai leading institution turut sumbangsih atas penelitian teknologinya. “Dosen yang terlibat dalam konsorsium tersebut memiliki latar belakang program studi yang berbeda, sehingga antarperguruan tinggi bisa saling melengkapi,” tutur Bambang.
Baca juga: 6 Jurusan Kuliah untuk Calon Mahasiswa yang Hobi Menulis, Nomor 2 Paling Diminati
Lihat Juga :