Diapresiasi Wali Kota Oxford, Mahasiswa Indonesia Tampilkan Tari Aceh di Inggris
Selasa, 29 November 2022 - 03:57 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 50 Jurusan di ITB yang Perlu Diketahui Calon Mahasiswa, Ini Daftar Lengkapnya
Syera dan para penari Sanggar Jamboe Aceh mengaku bangga dapat membawakan tarian yang jarang ditampilkan. Syera yang berdarah asli Aceh mengatakan Tari Rateb Meuseukat diiringi dengan nyanyian khas Aceh serta tepukan tangan penari. Tarian ini berasal dari pesisir barat daya Aceh.
”Rateub Meuseukat dahulu ditarikan di acara-acara keagamaan Aceh namun sekarang berubah menjadi hiburan di banyak panggung kesenian, termasuk di hajatan perkawinan,” ujar alumnus S2 Institut Seni Indonesia Surakarta yang tengah menemani suaminya studi posdoktoral di London tersebut.
Wali Kota Oxford James Fry yang menyaksikan pertunjukkan dan berjumpa dengan para penari seusai penampilan, menyampaikan kekagumannya. “Di Oxford kami punya banyak warga Indonesia, namun baru kali ini saya melihat tari Aceh. Kami harap tarian Aceh dapat sering ditampilkan di sini,” ungkapnya.
Camilo Soler Caicedo, warga London juga mengatakan hal serupa, “Saya sangat terkesima dengan Indonesia melalui tari Aceh itu. Sangat berbeda dari tari-tari lain yang sering ditampilkan di sini.” Ujarnya.
Desra Percaya Duta Besar Indonesia untuk Inggris dan Irlandia yang turut menyaksikan Rateub Meusakat juga mengatakan sangat menyukai penampilan tim Jamboe Aceh.
Syera dan para penari Sanggar Jamboe Aceh mengaku bangga dapat membawakan tarian yang jarang ditampilkan. Syera yang berdarah asli Aceh mengatakan Tari Rateb Meuseukat diiringi dengan nyanyian khas Aceh serta tepukan tangan penari. Tarian ini berasal dari pesisir barat daya Aceh.
”Rateub Meuseukat dahulu ditarikan di acara-acara keagamaan Aceh namun sekarang berubah menjadi hiburan di banyak panggung kesenian, termasuk di hajatan perkawinan,” ujar alumnus S2 Institut Seni Indonesia Surakarta yang tengah menemani suaminya studi posdoktoral di London tersebut.
Wali Kota Oxford James Fry yang menyaksikan pertunjukkan dan berjumpa dengan para penari seusai penampilan, menyampaikan kekagumannya. “Di Oxford kami punya banyak warga Indonesia, namun baru kali ini saya melihat tari Aceh. Kami harap tarian Aceh dapat sering ditampilkan di sini,” ungkapnya.
Camilo Soler Caicedo, warga London juga mengatakan hal serupa, “Saya sangat terkesima dengan Indonesia melalui tari Aceh itu. Sangat berbeda dari tari-tari lain yang sering ditampilkan di sini.” Ujarnya.
Desra Percaya Duta Besar Indonesia untuk Inggris dan Irlandia yang turut menyaksikan Rateub Meusakat juga mengatakan sangat menyukai penampilan tim Jamboe Aceh.
Lihat Juga :