Mahasiswa Lulusan 2022 Miliki Peran Penting pada Generasi Emas 2045
Rabu, 30 November 2022 - 16:14 WIB
loading...
Menko PMK Muhadjir Effendy saat memberi orasi ilmiah pada Wisuda UMJ Program Doktor ke-6, Magister ke-44, Spesialis ke-2, Sarjana ke-75 dan Diploma 3 di ICE BSD Tangerang, Selasa (29/11). Foto/Dok/UMJ
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ( Menko PMK ) Muhadjir Effendy menilai, para lulusan perguruan tinggi di tahun 2022 memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Sebab, lulusan ini diprediksi akan berusia sekitar 39-50 tahun pada 2045.
Hal itu disampaikan Muhadjir saat memberi orasi ilmiah pada Upacara Wisuda Universitas Muhammadiyah Jakarta ( UMJ ) Program Doktor ke-6, Magister ke-44, Spesialis ke-2, Sarjana ke-75 dan Diploma 3 di ICE BSD Tangerang, Selasa (29/11/2022).
Baca juga: Ini 10 Universitas yang Alumninya Paling Banyak Lulus CPNS
“Indonesia emas yang tinggal 23 tahun lagi adalah masa depan dan kesempatan saudara. Karena itu untuk menyiapkan diri tidak ada pilihan lain, kalian harus ambil bagian dalam pembangunan Indonesia," ujar Muhadjir dalam keterangannya, Rabu (30/11/2022).
Muhadjir menambahkan, mereka yang lulus pun harus sedari sekarang memahami pentingnya produktivitas mereka bagi negara. "Sadari betapa pentingnya mengumpulkan modal dan keahlian untuk ambil bagian,” ungkapnya.
Menurut Muhadjir, terdapat 4 visi pilar pembangunan, yakni pembangunan manusia serta penguasaan Ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.
Baca juga: 7 Keuntungan Melanjutkan Studi di Sekolah Kedinasan
Hal itu disampaikan Muhadjir saat memberi orasi ilmiah pada Upacara Wisuda Universitas Muhammadiyah Jakarta ( UMJ ) Program Doktor ke-6, Magister ke-44, Spesialis ke-2, Sarjana ke-75 dan Diploma 3 di ICE BSD Tangerang, Selasa (29/11/2022).
Baca juga: Ini 10 Universitas yang Alumninya Paling Banyak Lulus CPNS
“Indonesia emas yang tinggal 23 tahun lagi adalah masa depan dan kesempatan saudara. Karena itu untuk menyiapkan diri tidak ada pilihan lain, kalian harus ambil bagian dalam pembangunan Indonesia," ujar Muhadjir dalam keterangannya, Rabu (30/11/2022).
Muhadjir menambahkan, mereka yang lulus pun harus sedari sekarang memahami pentingnya produktivitas mereka bagi negara. "Sadari betapa pentingnya mengumpulkan modal dan keahlian untuk ambil bagian,” ungkapnya.
Menurut Muhadjir, terdapat 4 visi pilar pembangunan, yakni pembangunan manusia serta penguasaan Ilmu pengetahuan dan teknologi, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pemerataan pembangunan, serta pemantapan ketahanan nasional dan tata kelola pemerintahan.
Baca juga: 7 Keuntungan Melanjutkan Studi di Sekolah Kedinasan
Lihat Juga :