Kisah Triyanto, Guru Tuna Netra yang Harus Menempuh Jarak 70 KM demi Mengajar di Madrasah
Minggu, 04 Desember 2022 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Jarak dari rumah ke madrasah cukup jauh, sekitar 35 km satu kali jalan. Artinya, jika pergi pulang, jarak yang harus ditempuh mencapai 70 km untuk mengajar.
Triyanto yakin, dedikasi dan semangat dalam mengajar itulah yang mengantarkan dirinya menjadi finalis Guru Berdedikatif pada Anugerah GTK Madrasah Tahun 2022 tingkat Nasional.
Motivasi Ikut Anugerah GTK
Triyanto mengaku, motivasi dirinya mengikuti Anugerah GTK Madrasah 2022 ialah karena semua manusia memiliki hak dan kemampuan yang sama. Menurutnya, ketika orang lain menyampaikan pendapatnya, menyampaikan apa yang dirasakan, dirinya juga bisa demikian.
"Yang kedua, saya ingin banyak bergaul dengan guru atau teman-teman dari lain daerah. Dengan silaturahim ini akan menambah wawasan dan memperkaya khazanah pengetahuan saya terutama mengenai adanya perbedaan toleransi dan sebagainya," ujarnya.
"Pengetahuan dapat kita peroleh dari pergaulan yang luas dengan lapisan masyarakat dan segala macam perbedaan yang ada," ungkapnya lebih lanjut.
Ketiga, lanjutnya, merupakan usaha membahagiakan orang tua dan anak istrinya. Mereka adalah orang-orang yang telah merawat dengan sepenuh hati, dan menerima dirinya dengan apa adanya, tanpa memandang kekurangan fisik yang ia punya.
Triyanto yakin, dedikasi dan semangat dalam mengajar itulah yang mengantarkan dirinya menjadi finalis Guru Berdedikatif pada Anugerah GTK Madrasah Tahun 2022 tingkat Nasional.
Motivasi Ikut Anugerah GTK
Triyanto mengaku, motivasi dirinya mengikuti Anugerah GTK Madrasah 2022 ialah karena semua manusia memiliki hak dan kemampuan yang sama. Menurutnya, ketika orang lain menyampaikan pendapatnya, menyampaikan apa yang dirasakan, dirinya juga bisa demikian.
"Yang kedua, saya ingin banyak bergaul dengan guru atau teman-teman dari lain daerah. Dengan silaturahim ini akan menambah wawasan dan memperkaya khazanah pengetahuan saya terutama mengenai adanya perbedaan toleransi dan sebagainya," ujarnya.
"Pengetahuan dapat kita peroleh dari pergaulan yang luas dengan lapisan masyarakat dan segala macam perbedaan yang ada," ungkapnya lebih lanjut.
Ketiga, lanjutnya, merupakan usaha membahagiakan orang tua dan anak istrinya. Mereka adalah orang-orang yang telah merawat dengan sepenuh hati, dan menerima dirinya dengan apa adanya, tanpa memandang kekurangan fisik yang ia punya.
Lihat Juga :