Mahasiswa, Ini Kunci Sukses Membuat Karya Tulis Ilmiah

Rabu, 07 Desember 2022 - 20:05 WIB
loading...
Mahasiswa, Ini Kunci...
Prinsip dasar penulisan karya ilmiah adalah tulisan tersebut merupakan rangkaian hubungan sebab akibat disertai dengan pembuktian yang valid. Foto/Ist.
A A A
JAKARTA - Tidak sedikit mahasiswa yang gagal dalam proposal penelitian hanya karena metode dan cara penulisannya tidak mampu mengungkapkan secara jelas substansi penelitian. Berikut ini tips untuk penulisan karya tulis ilmiah yang perlu disimak mahasiswa.

The Vice Dean Of Academic and Student Affairs Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Galang Lufityanto mengatakan, penulisan dikatakan gagal bila pembaca tidak memahami maksud dan tujuan penulis.

Menurutnya, prinsip dasar penulisan karya ilmiah adalah tulisan tersebut merupakan rangkaian hubungan sebab akibat disertai dengan pembuktian yang valid. Dengan cara itu, penelitian tersebut bisa direplikasi atau dijadikan acuan bagi penelitian lebih lanjut, baik untuk penulis itu sendiri maupun penulis lain.

Untuk mencapai itu, katanya, sebuah karya ilmiah perlu memiliki data deskriptif yang menggambarkan pembuktian hipotesis serta adanya temuan baru hasil penelitian tersebut.

Baca juga: Libatkan 1.052 Peserta, IIEF Pecahkan Rekor MURI Ujian TOEFL ITP Serentak di 42 Lokasi

“Yang juga penting, hasil penelitian itu harus dielaborasi dengan penelitian sebelumnya, baik yang mendukung maupun yang tidak mendukung, serta memberikan implikasi dan saran," katanya, dikutip dari laman Puslapdik Kemendikbudristek, Rabu (7/12/2022).

Galang melanjutkan, sebuah karya tulis ilmiah tak jauh beda dengan karya fiksi dari sisi sistimatika penulisan, yakni mengandung permasalahan dan memiliki narasi atau alur cerita.

Sistematika penelitian

Sistematika penulisan itu yakni adanya introduction atau pengantar, methode and result serta analisa permasalahan. Introduction itu berisi topik atau tema penelitian yang dijabarkan dalam bentuk pertanyaan penelitian dan dikembangkan berdasarkan literatur sebelumnya.

Sedangkan methode and result menjelaskan metode penelitian yang digunakan peneliti untuk menjawa pertanyaan penelitian tersebut serta memverifikasi argumentasi.

“Hasil dari methode and result itu berupa interprestasi dari hasil penelitian yang dihubungkan dengan literatur yang ada," lanjutnya.

Baca juga: Ubah Anggrek Jadi Bahan Pangan, Hasil Riset Tim UMM Raih Medali Pimnas Ke-35

Sebelum memilih topik yang akan dibahas, dikatakan Galang, seorang peneliti harus mengenali dan memahami konteks dari masalah yang akan diteliti. Hal itu bisa ditemukan dengan melihat adanya kesenjangan antara yang seharusnya dengan kenyataannya. Selanjutnya, topik berpeluang untuk bisa dikembangkan, baik untuk masa sekarang atau masa depan yang belum diketahui bentuknya.

“Yang harus jadi perhatian, pelajari hasil penelitian yang sama, apakah sudut pandangnya sama, metodenya sama atau beda. Kalau sama sebaiknya cari topik lain agar terhindar dari plagiarism, “tekan Galang.

Bila permasaalahan sudah ditemukan, kata Galang, formulasikan dala bentuk pertanyaan yang spesifik, jelas, pendek, mengandung kompleksitas dan bisa diperdebatkan.

“Yang jelas, apa yang dipertanyakan itu harus menarik bagi penulis maupun bagi pembaca, “paparnya.

Galang berpesan agar topik penelitian apapun yang ditampilkan, harus memiliki bukti atau data yang valid, mencerminkan sikap kritis dalam prosedur penelitian serta meminimalisir bias atau subjektif dalam penulisan, termasuk interprestasi data yang berlebihan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bestie, Ini 10 Ucapan...
Bestie, Ini 10 Ucapan Lebaran Hari Raya Idulfitri 2025 untuk Teman Kuliah
Lulusan Sastra Indonesia...
Lulusan Sastra Indonesia Bisa Kerja di Mana Saja? Bukan Cuma Jadi Sastrawan
MNC University Kerja...
MNC University Kerja Sama dengan LSP SDM TIK untuk Tingkatkan Kompetensi Dosen dan Mahasiswa
Pengembangan Soft Skills...
Pengembangan Soft Skills Mahasiswa, Kunci Meningkatkan Daya Saing di Dunia Kerja
Hima Persis Diharapkan...
Hima Persis Diharapkan Beri Karya Monumental untuk Kemajuan Agama dan Bangsa
HIMA LETS MNC University...
HIMA LETS MNC University Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan dengan Aksi Berbagi Takjil
KIP Kuliah untuk 544.000...
KIP Kuliah untuk 544.000 Mahasiswa Sudah Ditransfer, Begini Cara Ceknya
Lebih dari 1 Juta Mahasiswa...
Lebih dari 1 Juta Mahasiswa akan Terima KIP Kuliah di Tahun Ini
Perpusnas dan Kemendikti...
Perpusnas dan Kemendikti Permudah Peneliti Mengakses Jurnal Elektronik
Rekomendasi
Garda Satu Apresiasi...
Garda Satu Apresiasi Kebijakan Dedi Mulyadi Hapus Tunggakan Pajak Kendaraan
China Luncurkan Robot...
China Luncurkan Robot Tangan yang Punya Sensitivitas seperti Jari Manusia
Kena Tarif Impor 32%,...
Kena Tarif Impor 32%, Indonesia Terus Berkomunikasi Intensif dan Melobi Amerika Serikat
Kena Tarif Impor Trump...
Kena Tarif Impor Trump 32 Persen, Indonesia Butuh Gebrakan
5 Ruas Tol Trans Sumatera...
5 Ruas Tol Trans Sumatera Digratiskan Selama Arus Balik 2025, Cek Daftarnya
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Berita Terkini
5 Kosakata Bahasa Indonesia...
5 Kosakata Bahasa Indonesia yang Penulisannya Sering Salah
4 jam yang lalu
Jurusan D3 dan D4 Paling...
Jurusan D3 dan D4 Paling Diminati di SNBT 2024, Politeknik Mana Paling Unggul?
17 jam yang lalu
Jadwal Pencairan KJP...
Jadwal Pencairan KJP Plus Bulan April 2025, Orang Tua Simak Ya
17 jam yang lalu
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan...
Ini 7 Sekolah yang Dikecualikan dari Ketentuan SPMB 2025
1 hari yang lalu
SPMB 2025 Dibuka Mei,...
SPMB 2025 Dibuka Mei, Ini Jadwal Resmi Pengganti PPDB dari Kemendikdasmen
1 hari yang lalu
Biaya Kuliah Kedokteran...
Biaya Kuliah Kedokteran di 5 PTN Pulau Sumatera Jalur Mandiri 2025: Unand, Unsri, USK, USU, dan Unri
1 hari yang lalu
Infografis
Inggris Saat Ini Menghadapi...
Inggris Saat Ini Menghadapi Ancaman 800 Rudal Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved