Kemendikbudristek Dorong Juru Rias Pengantin Berkreasi dan Berinovasi

Selasa, 13 Desember 2022 - 14:03 WIB
loading...
A A A
Masih menurut Wartanto, era globalisasi dan juga dampak pandemi Covid-19 memang telah mengubah gaya hidup masyarakat menjadi lebih simpel, termasuk urusan riasan pengantin.

Kondisi tersebut menuntut seorang perias pengantin untuk berinovasi agar bisa menyesuaikan dengan tuntutan pasar dan perubahan zaman. Terlebih, ruang untuk berinovasi masih terbuka lebar. Dari 180 gaya tata rias pengantin daerah yang sudah dibakukan, saat ini baru 25 yang sudah dimodifikasi.

“Jangan berhenti melakukan inovasi dan juga sosialisasi sehingga seni tata rias pengantin ini bisa terus berkembang dan melayani kebutuhan masyarakat,” pesan Wartanto.

Baca juga: Kiat Menjadi Penerjemah Profesional, Profesi yang Dicari dan Dibayar Mahal

Kendati demikian, Wartanto menekankan agar inovasi yang dilakukan tetap harus berpegang dan tidak melenceng dari pakem tradisi yang ada. Dengan demikian, seorang perias pengantin tidak kehilangan kreativitas dan inovasinya, tetapi tetap bisa melestarikan tradisi budaya tersebut.

Sementara itu, Pemilik LKP Joko Parikesit, Joko, yang menjadi salah satu peserta dalam acara tersebut mengatakan bahwa keahlian merias memang bisa didapatkan dari mana saja, termasuk dari media sosial. Namun untuk menjadi perias pengantin jelas diperlukan ilmu khusus yang bisa didapat melalui jalur pendidikan formal maupun nonformal seperti LKP.

“Karena perias pengantin itu memang ada ilmunya. Tidak hanya sekadar bisa make up saja. Akan tetapi, mereka harus tahu aturannya, misalnya, kain jariknya harus menggunakan motif apa, hitungan paes-nya bagaimana,” kata Joko yang membawa beberapa peserta didiknya dari Bojonegoro untuk mengikuti lomba.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka 5 Prodi Baru, Siapkan Lulusan Siap Kerja
Cek Rasio Keketatan...
Cek Rasio Keketatan 14 Jurusan SV Unpad di SNBT 2026, Ini Daftarnya
Link Daftar Pelatihan...
Link Daftar Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk Lulusan SMA/SMK, Cek Benefitnya
Lulusan SMK dan LKP...
Lulusan SMK dan LKP Makin Mendunia, 3.600 Alumni Siap Kerja di Berbagai Negara
Kemendikdasmen Terbitkan...
Kemendikdasmen Terbitkan Regulasi Baru Lembaga Kursus, Begini Kebijakannya
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Berita Terkini
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Pangeran George Masuk...
Pangeran George Masuk Eton College, Sekolah Elit Keluarga Kerajaan
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved