Mahasiswa ITS Inovasikan Penisilin sebagai Pencegah Korosi Ramah Lingkungan

Kamis, 15 Desember 2022 - 16:30 WIB
loading...
Mahasiswa ITS Inovasikan...
Tim the Safest ITS yang beranggotakan (dari kiri) Tyara Novia Andhin, Muhammad Ihwan Nur Rifki, dan Ibnu Faridsyah yang menggagas inovasi penisilin sebagai pencegah korosi. Foto/Humas ITS.
A A A
JAKARTA - Inovasi terbaru lahir dari tim mahasiswa ITS . Dilatarbelakangi kecelakaan kerja seperti yang terjadi di industri migas, tim The Safest ITS menganalisis penyebab kebakaran dan memberikan solusi berupa penggunaan penisilin sebagai inhibitor korosi yang ramah lingkungan.

Ketua Tim The Safest dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Muhammad Ihwan Nur Rifki menjelaskan, salah satu unit proses pengolahan minyak mentah adalah Naphtha Hydrotreating Unit (NHT). Unit tersebut berfungsi untuk menghilangkan kandungan sulfur, nitrogen, oksigen, serta metal berat pada minyak. “Karena unsur-unsur tersebut dapat mengganggu proses selanjutnya,” katanya, melalui siaran pers, Kamis (15/12/2022).

Baca juga: Unair Naik Peringkat di UI GreenMetric World University Ranking 2022

Melalui inovasi dalam menganalisis akar permasalahan dan memberikan solusi yang tepat serta efektif, tim The Safest ini telah berhasil meraih juara pertama dalam ajang Safety Competition (Safecom) 2022 yang digelar oleh Universitas Gadjah Mada (UGM), beberapa waktu lalu. Bersama Ihwan, tim ini beranggotakan mahasiswa dari departemen yang sama yakni Tyara Novia Andhin dan Ibnu Faridsyah.

Ihwan melanjutkan, pada proses pengolahan tersebut terdapat risiko terjadinya kebakaran. Kebakaran ini dipicu karena cairan yang diproses pada unit tersebut berupa produk turunan minyak mentah yang sangat mudah terbakar. “Selain itu, karena proses pengolahan minyak mentah dilakukan pada suhu tinggi, sehingga kebakaran dapat dengan mudah terjadi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, penyebab dari kebakaran pada industri sangat beragam. Oleh karena itu, analisis akar permasalahan kebakaran perlu dilakukan untuk dapat menentukan tindakan pencegahan yang tepat. “Untuk melakukan analisis tersebut, kami menggunakan metode fault tree analysis,” terang mahasiswa Departemen Teknik Kimia ini.

Baca juga: Dosen Unesa Ungkap 4 Faktor Pemicu Fenomena Gangster di Kalangan Remaja

Dengan menggunakan metode tersebut, dapat diketahui bahwa kebakaran pada unit NHT disebabkan oleh kebocoran pada pipa atau alat-alat pengolahan. Sedangkan kebocoran sendiri diakibatkan karena korosi yang terjadi pada alat-alat pengolahan yang terbuat dari metal tersebut. “Korosi inilah yang merupakan akar permasalahannya dan memiliki beberapa penyebab, yaitu adanya endapan garam dan senyawa asam,” ungkap Ihwan.

Oleh karena itu, Ihwan dan tim menginovasikan inhibitor korosi yang ramah lingkungan untuk mencegah korosi pada unit NHT. Selama ini, inhibitor korosi anorganik yang biasa digunakan dapat membahayakan lingkungan dan pekerja, sehingga digunakanlah penisilin yang lebih aman. Inhibitor korosi ini bekerja dengan membentuk lapisan di permukaan metal dan mencegah senyawa-senyawa penyebab korosi berkontak langsung dengan metal.

Penggunaan penisilin sebagai inhibitor yang ramah lingkungan ini dapat mewujudkan industri hijau dan berkelanjutan sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs). “Selain itu, penggunaan penisilin sebagai inhibitor korosi ini mampu menahan laju korosi menjadi 0,0075 milimeter per tahun atau setara dengan efisiensi 95,18 persen,” pungkas Ihwan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
13 Rektor ITS dari Masa...
13 Rektor ITS dari Masa ke Masa, Dokter, Militer, hingga yang Diangkat Jadi Menteri
ITS Terima 1.547 Mahasiswa...
ITS Terima 1.547 Mahasiswa di SNBP 2025, Kamu Termasuk?
Cara Cek dan Link Pengumuman...
Cara Cek dan Link Pengumuman Hasil SNBP 2025 di Unair, ITS, UPN Jatim, dan Unesa
ITS Buka Prodi S1 Bioteknologi,...
ITS Buka Prodi S1 Bioteknologi, Peluang Kerja Tinggi di Industri Farmasi
ITS Buka Prodi Analitika...
ITS Buka Prodi Analitika Logistik Terapan, Prospek Kerja Menjanjikan
BINUS University Kembangkan...
BINUS University Kembangkan Perangkat Literasi dan Navigasi untuk Disabilitas Netra
Cetak Hattrick, Tim...
Cetak Hattrick, Tim Sapuangin ITS Raih Juara di Shell Eco Marathon Qatar 2025
23 Jurusan ITS dengan...
23 Jurusan ITS dengan Keketatan Tertinggi di SNBP, Daya Tampung dan Biaya Kuliahnya
Kisah Ruswandi, Lulus...
Kisah Ruswandi, Lulus Doktor ITS 2,5 Tahun dengan 29 Publikasi Internasional
Rekomendasi
Waspadai Banjir Jakarta!...
Waspadai Banjir Jakarta! Pintu Air Sunter Hulu Siaga Satu
Puncak Arus Balik, 80.800...
Puncak Arus Balik, 80.800 Kendaraan Padati Tol Cipali Menuju Jakarta
Misinterpretasi Kebijakan
Misinterpretasi Kebijakan
Penampakan Malioboro...
Penampakan Malioboro Diserbu Wisatawan saat Libur Lebaran, Pejalan Kaki Sulit Melangkah
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Tol Solo-Semarang Ruas Boyolali Padat Merayap
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Harus Selalu Menjaga Wudu
Berita Terkini
13 Rektor ITS dari Masa...
13 Rektor ITS dari Masa ke Masa, Dokter, Militer, hingga yang Diangkat Jadi Menteri
4 jam yang lalu
10 Sekolah Kedinasan...
10 Sekolah Kedinasan Gratis yang Banyak Diburu di 2024, Lulus Jadi PNS
6 jam yang lalu
Ayah Maia Estianty Ternyata...
Ayah Maia Estianty Ternyata Mantan Rektor ITS dan Arsitek Legendaris, Ini Profilnya
8 jam yang lalu
Penerima PIP Dicek Lewat...
Penerima PIP Dicek Lewat DTKS Kemensos! Simak Cara Lengkap dan Syaratnya
10 jam yang lalu
Cara Cek Apakah Kamu...
Cara Cek Apakah Kamu Penerima PIP 2025 atau Bukan, Mudah dan Cepat!
11 jam yang lalu
Handal atau Andal, Mana...
Handal atau Andal, Mana Kata yang Baku Menurut KBBI?
20 jam yang lalu
Infografis
Kartu Jakarta Mahasiswa...
Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul Tak Terdampak Efisiensi Anggaran
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved