Fakultas Bisnis dan Komunikasi SGU Lakukan Pendampingan UMKM agar Naik Kelas
Kamis, 15 Desember 2022 - 22:59 WIB
loading...
Fakultas Bisnis dan Komunikasi Swiss German University (SGU)lakukan pendampingan UMKM melalui program matching fund Kedaireka Kemendikbudristek. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Fakultas Bisnis dan Komunikasi Swiss German University ( SGU ) lakukan implementasi inovasi pendampingan untuk para pelaku UMKM melalui program matching fund Kedaireka Kemendikbudristek. Melalui program kedaireka, SGU membina 20 UMKM binaan Dinkop Tangerang Selatan.
Dalam mendukung proyek ini, pada Juni 2022 lalu, Fakultas Bisnis dan Komunikasi SGU bersama dengan DinKop dan UMKM mengadakan diskusi (FGD) dengan mengangkat tema “Transformasi Digital” untuk meningkatkan kompetisi produk UMKM Tangerang Selatan melalui koperasi Gerai Lengkong.
Baca juga: Ini Bocoran dari Rektor UNS untuk Sukses Tembus PTN dan Jurusan Favorit
Dalam FGD tersebut mengidentifikasi bahwa terdapat kelemahan pada kemasan dan merek dalam produk yang di pasarkan oleh UMKM Tangsel, baik yang dijual di koperasi Gerai Lengkong maupun dipasarkan langsung ke toko retail.
Selain itu, pemasaran melalui kanal digital juga belum optimal dilakukan, hal ini disebabkan belum pahamnya sebagian pelaku UMKM dalam menggunakan platform pemasaran digital serta belum tersedia website produk penjualan secara bersama melalui koperasi.
Melihat kondisi tersebut, pada Juli 2022, SGU mengadakan Bimbingan Teknis (BimTek) sebagai langkah awal solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM di Tangerang Selatan.
Baca juga: 10 Jenis dan Cara Membuat Portofolio untuk SNBP-UTBK SNBT 2023
Dalam mendukung proyek ini, pada Juni 2022 lalu, Fakultas Bisnis dan Komunikasi SGU bersama dengan DinKop dan UMKM mengadakan diskusi (FGD) dengan mengangkat tema “Transformasi Digital” untuk meningkatkan kompetisi produk UMKM Tangerang Selatan melalui koperasi Gerai Lengkong.
Baca juga: Ini Bocoran dari Rektor UNS untuk Sukses Tembus PTN dan Jurusan Favorit
Dalam FGD tersebut mengidentifikasi bahwa terdapat kelemahan pada kemasan dan merek dalam produk yang di pasarkan oleh UMKM Tangsel, baik yang dijual di koperasi Gerai Lengkong maupun dipasarkan langsung ke toko retail.
Selain itu, pemasaran melalui kanal digital juga belum optimal dilakukan, hal ini disebabkan belum pahamnya sebagian pelaku UMKM dalam menggunakan platform pemasaran digital serta belum tersedia website produk penjualan secara bersama melalui koperasi.
Melihat kondisi tersebut, pada Juli 2022, SGU mengadakan Bimbingan Teknis (BimTek) sebagai langkah awal solusi dari permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM di Tangerang Selatan.
Baca juga: 10 Jenis dan Cara Membuat Portofolio untuk SNBP-UTBK SNBT 2023
Lihat Juga :