3.562 Guru Pendidikan Agama Islam Ikuti Training Pelatih Daerah PPKB
Senin, 19 Desember 2022 - 08:25 WIB
loading...
Kemenag akan menyelenggarakan ToT Pelatih Daerah Program Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) bagi Guru PAI. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama ( Kemenag ) akan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Pelatih Daerah Program Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (PPKB) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI).
Tercatat, sebanyak 3.562 Guru PAI dari berbagai daerah di Indonesia, akan mengikuti kegiatan ini, 19–28 Desember 2022, secara daring. Panitia telah menyiapkan Learning Management System (LMS) PPKB PAI.
Baca juga: Cegah Ekstremisme di Sekolah, Materi Moderasi Beragama Masuk dalam Pelajaran Islam
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Mohammad Ali Ramdhani, mengatakan, ToT ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme Guru PAI. Pada titik ini, sikap diri untuk terus menjadi individu pembelajar mutlak dijalankan dalam upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme.
Kang Dhani, demikian panggilan akrabnya, menilai, para pembelajar adalah pemilik masa depan sesungguhnya.
“Dari belajar kita hidup, dan dari hidup kita belajar. Kita paham, berdasar aforisme luhur dan ujaran bijak, bahwa orang yang terpelajar hanyalah pemilik masa lalu, sementara orang yang terus berkehendak untuk belajar adalah pemiliki masa depan,” ungkapnya di Jakarta, Minggu (18/12/2022).
Tercatat, sebanyak 3.562 Guru PAI dari berbagai daerah di Indonesia, akan mengikuti kegiatan ini, 19–28 Desember 2022, secara daring. Panitia telah menyiapkan Learning Management System (LMS) PPKB PAI.
Baca juga: Cegah Ekstremisme di Sekolah, Materi Moderasi Beragama Masuk dalam Pelajaran Islam
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Mohammad Ali Ramdhani, mengatakan, ToT ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme Guru PAI. Pada titik ini, sikap diri untuk terus menjadi individu pembelajar mutlak dijalankan dalam upaya peningkatan kapasitas dan profesionalisme.
Kang Dhani, demikian panggilan akrabnya, menilai, para pembelajar adalah pemilik masa depan sesungguhnya.
“Dari belajar kita hidup, dan dari hidup kita belajar. Kita paham, berdasar aforisme luhur dan ujaran bijak, bahwa orang yang terpelajar hanyalah pemilik masa lalu, sementara orang yang terus berkehendak untuk belajar adalah pemiliki masa depan,” ungkapnya di Jakarta, Minggu (18/12/2022).
Lihat Juga :