Punya Segudang Prestasi, Mahasiswa Unej Ini Raih Beasiswa LPDP di 4 Kampus Ternama Dunia
Rabu, 21 Desember 2022 - 07:32 WIB
loading...
A
A
A
Tidak luput dari dukungan fakultas keperawatan, Lutfian sangat terbantu dengan bimbingan para dosen dalam penyusunan esai untuk beasiswa tersebut. Setelah melewati proses yang panjang akhirnya pada 11 November 2022 Lutfian dinyatakan lulus beasiswa LPDP setelah bersaing dengan 12.937 pendaftar.
Setelah dinyatakan lulus LPDP, Fian pun menyoba mendaftar di berbagai perguruan tinggi luar negeri dan hebatnya ia diterima di empat perguruan tinggi ternama dunia. Pertama, University of Edinburgh yang merupakan perguruan tinggi dengan peringkat 15 terbaik di dunia. Kedua, University of Sydney yang merupakan perguruan tinggi dengan peringkat 40 terbaik di dunia, University of Monash peringkat 55 terbaik di dunia, dan keempat dia diterima di University of Wollongong Australia.
Semangat juang dari diri Lutfian tumbuh dari cerminan perjuangan kedua orang tuanya pula. Dia merupakan putra dari keluarga dengan ekonomi menengah kebawah, kedua orang tuanya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Dia menuturkan, ibunya adalah sosok penting di hidupnya karena ibunya adalah motivator terhebat di hidupnya sehingga dia mampu melakukan apapun.
Baca juga: Dengan IISMAVO, Mahasiswa UNS Tuai Ilmu di Markas Klub Manchester City
"Suatu motivasi besar saya untuk terus melanjutkan pendidikan saya adalah keluarga dan kedua orang tua saya, saya sangat ingin mengangkat derajat kedua orang tua melalui pendidikan dan saya ingin Ibu berhenti menjadi TKI di Malaysia agar bisa menikmati masa tuanya bersama keluarga di Madura. Besar harapan saya untuk segera menyelesaikan studi di luar negeri dan kembali ke Indonesia untuk menjadi dosen dan berpenghasilan sendiri untuk menunjang kebutuhan keluarga," ucapnya.
Sebagai mahasiswa yang tumbuh dari Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Lutfian sangat bersyukur berada pada lingkungan yang sangat suportif, selalu mendapatkan dukungan dari dosen yang secara totalitas membantunya untuk berkembang dan mengeksplorasi diri. “Berkat dukungan seluruh dosen yang sangat luar biasa yang telah memotivasi saya untuk lanjut studi, semangat saya selalu terpacu untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat," ujarnya.
Setelah dinyatakan lulus LPDP, Fian pun menyoba mendaftar di berbagai perguruan tinggi luar negeri dan hebatnya ia diterima di empat perguruan tinggi ternama dunia. Pertama, University of Edinburgh yang merupakan perguruan tinggi dengan peringkat 15 terbaik di dunia. Kedua, University of Sydney yang merupakan perguruan tinggi dengan peringkat 40 terbaik di dunia, University of Monash peringkat 55 terbaik di dunia, dan keempat dia diterima di University of Wollongong Australia.
Semangat juang dari diri Lutfian tumbuh dari cerminan perjuangan kedua orang tuanya pula. Dia merupakan putra dari keluarga dengan ekonomi menengah kebawah, kedua orang tuanya merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Malaysia. Dia menuturkan, ibunya adalah sosok penting di hidupnya karena ibunya adalah motivator terhebat di hidupnya sehingga dia mampu melakukan apapun.
Baca juga: Dengan IISMAVO, Mahasiswa UNS Tuai Ilmu di Markas Klub Manchester City
"Suatu motivasi besar saya untuk terus melanjutkan pendidikan saya adalah keluarga dan kedua orang tua saya, saya sangat ingin mengangkat derajat kedua orang tua melalui pendidikan dan saya ingin Ibu berhenti menjadi TKI di Malaysia agar bisa menikmati masa tuanya bersama keluarga di Madura. Besar harapan saya untuk segera menyelesaikan studi di luar negeri dan kembali ke Indonesia untuk menjadi dosen dan berpenghasilan sendiri untuk menunjang kebutuhan keluarga," ucapnya.
Sebagai mahasiswa yang tumbuh dari Fakultas Keperawatan Universitas Jember, Lutfian sangat bersyukur berada pada lingkungan yang sangat suportif, selalu mendapatkan dukungan dari dosen yang secara totalitas membantunya untuk berkembang dan mengeksplorasi diri. “Berkat dukungan seluruh dosen yang sangat luar biasa yang telah memotivasi saya untuk lanjut studi, semangat saya selalu terpacu untuk menjadi pembelajar sepanjang hayat," ujarnya.
Lihat Juga :